HILMAN DARMAWAN: "Terlalu Lugu" Menyulam Luka dengan Nada Cerah

    Hilman Darmawan

Nama Hilman Darmawan selama ini mungkin lebih dikenal sebagai keyboardist dari trio band HAIRA, sebuah unit musik yang konsisten menawarkan warna segar di ranah musik pop alternatif. Namun, di balik peran pentingnya di HAIRA, Hilman ternyata juga menyimpan kisah pribadi yang ia tuangkan ke dalam musiknya sendiri. Lewat proyek solonya, ia menghadirkan sentuhan citypop bernuansa Indo Jepang ala 80-an yang manis, groovy, sekaligus sarat cerita personal.

Single “Terlalu Lugu” menjadi pintu pembuka dari perjalanan musik solo Hilman. Lagu ini hadir bukan hanya sebagai karya baru, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi jujur dari hatinya. Dengan aransemen musik yang cerah, ritme yang mengalun groovy, serta harmoni kaya sentuhan jazz dan pop, Hilman menghadirkan komposisi yang terdengar mewah namun tetap renyah didengar.


🎶 Kisah di Balik Lagu “Terlalu Lugu”

Berbeda dengan karya-karya HAIRA, kali ini Hilman memilih untuk lebih terbuka dengan pengalaman pribadinya. “Terlalu Lugu” bercerita tentang kisah perselingkuhan yang pernah dialaminya di masa lalu.

Alih-alih mengekspresikan dengan kemarahan atau kesedihan berlebihan, Hilman memilih sudut pandang yang unik. Ia melihat mantan pasangannya sebagai sosok yang “lugu”—dalam arti mudah terhasut, mudah terpengaruh oleh kelebihan orang lain, tanpa benar-benar melihat apa yang sudah ada di sisinya. Rasa kesal itu hadir, tetapi dibalut dengan nada yang manis dan cerah, seakan menunjukkan bahwa luka bisa juga diceritakan dengan musik yang hangat.

    Sampul Lagu Terlalu Lugu

🎹 Perjalanan Hilman Darmawan dalam Musik

Selain sebagai musisi solo, Hilman merupakan salah satu penulis lagu utama di HAIRA. Banyak karya yang ia tulis untuk band-nya telah menjadi bagian dari perjalanan musikalnya, di antaranya lagu “Wahai Hati yang Cemburu” dan “Siratan” yang meninggalkan kesan dalam di telinga pendengar.

Namun, melalui proyek solonya, Hilman berani menunjukkan sisi lain yang lebih personal. Ia menyalurkan ketulusan musikal yang mungkin tak sempat ia eksplorasi sepenuhnya dalam format band. Dengan proyek ini, ia ingin mengajak para pendengar khususnya generasi muda untuk kembali jatuh cinta pada warna musik citypop 80-an yang romantis, elegan, namun tetap relevan dengan dinamika percintaan di era modern.


📀 Rencana Rilis dan Masa Depan

“Terlalu Lugu” hanyalah langkah pertama. Hilman telah menyiapkan dua lagu lanjutan yang akan segera dirilis tahun ini, melanjutkan narasi yang ia bangun. Setiap lagunya akan membawa warna dan cerita yang berbeda, tetapi tetap dengan benang merah: kejujuran hati dan cita rasa musik citypop klasik yang timeless.

       Logo


Dengan semangat ini, Hilman berharap bisa membangun jembatan antara nostalgia 80-an dan selera musik generasi sekarang. Lagu-lagunya tidak hanya bisa dinikmati oleh mereka yang merindukan era lampau, tetapi juga oleh anak muda yang sedang mencari warn musik baru yang segar namun akrab.


📲 Ikuti Perjalanan Musik Hilman

Untuk para penikmat musik yang penasaran dengan karya terbaru Hilman Darmawan, ikuti update terbarunya melalui Instagram @hilmandcp_. Jangan lewatkan kisah berikutnya setelah “Terlalu Lugu”, karena Hilman telah menyiapkan lebih banyak kejutan musikal tahun ini.


🎧 Lagu Terlalu Lugu sudah dapat didengarkan di seluruh platform digital Yang Ada.


Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku




Posting Komentar

0 Komentar