Lagu ini menjadi bentuk kemarahan, kejujuran, sekaligus kritik sosial terhadap perilaku para pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan di negeri ini.
Dengan gaya vokal khas dan permainan gitar yang lugas, “KORUPSI” menghadirkan energi mentah yang jarang ditemui pada musisi independen seangkatannya. Melalui lirik yang tajam, BRAYYY menumpahkan keresahan masyarakat kecil yang seringkali hanya bisa diam melihat ketidakadilan.
> “Semangat boleh dari pedalaman, tapi suara harus menggema ke seluruh negeri.”
Kalimat itu seolah menjadi prinsip BRAYYY dalam berkarya. Ia percaya bahwa musik adalah senjata paling jujur untuk menyuarakan kebenaran, dan “KORUPSI” adalah pelurunya.
Selain sebagai bentuk perlawanan, lagu ini juga menjadi simbol dari tekad BRAYYY untuk menjadi suara bagi generasi muda daerah bahwa kritik sosial bisa disampaikan dengan elegan melalui karya, bukan sekadar omongan.
“KORUPSI” bukan sekadar lagu, tapi manifesto keberanian dari seorang anak muda yang ingin mengingatkan bahwa kejujuran adalah hal paling mahal di negeri ini.
Kontak:
📩 : brayenazriel9@gmail.com
Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar