Kata Nakba sendiri dalam bahasa Arab berarti “malapetaka” atau “bencana besar”. Bagi Gramaparau, istilah ini bukan sekadar istilah sejarah, tetapi simbol penderitaan dan keteguhan manusia dalam menghadapi ketidakadilan. Melalui lirik yang lugas namun sarat makna puitis, Gramaparau mengajak pendengar untuk merenungkan kembali tragedi yang telah merenggut jutaan kehidupan dan mengguncang nurani dunia.
Dengan beat yang intens dan flow rap yang tajam, “Nakba” menghadirkan atmosfer penuh amarah dan empati sekaligus menjadikannya bukan sekadar lagu, melainkan manifesto refleksi sosial.
> “Melalui Nakba, kami ingin menyampaikan bahwa musik bukan hanya hiburan, tapi juga senjata untuk menyuarakan realitas. Ini bukan hanya soal sejarah, tapi juga tentang kemanusiaan yang terus terulang di tanah Palestina yang direnggut. Semoga lagu ini bisa menjadi pengingat dan penyemangat bagi siapa pun yang masih percaya pada keadilan,”
— ujar Gramaparau.
Single “Nakba” resmi dirilis pada 7 Oktober 2025 di berbagai platform musik digital.
Selamat mengernyitkan dahi dan merenungi maknanya.
Media Sosial:
Instagram: @gramparau
Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar