Kabar bahagia ini menjadi hadiah manis untuk para Mootiara, yang telah menantikan karya terbaru Tiara setelah kesuksesan debut albumnya beberapa tahun lalu.
Album “Edelweiss” dijadwalkan rilis 17 Oktober 2025, menjadi penanda kematangan Tiara sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu.
🌸 Konsep Album: Anggun, Elegan, dan Penuh Makna
Lewat unggahan di akun Instagram @tiaraandini, Tiara membagikan visual album dengan konsep putih dreamy dan elegan, lengkap dengan sayap indah dan hiasan kuku senada yang memperkuat kesan lembut namun kuat.
“Edelweiss” sendiri melambangkan cinta, perjuangan, keberanian, dan keabadian, sebuah simbol dari perjalanan karier Tiara yang penuh dedikasi dan kerja keras.
🎵 Delapan Lagu Penuh Cerita dan Emosi
Album ini berisi 8 lagu yang menggambarkan berbagai fase perasaan: dari jatuh cinta, patah hati, hingga refleksi diri.
Terdiri dari 6 lagu baru dan 2 lagu yang telah dirilis sebelumnya, yaitu “Kupu-Kupu” dan “Bukan Untukku”.
Menariknya, Tiara turut menulis 3 lagu sendiri, menghadirkan sisi personal dan jujur yang jarang dieksplor di karya sebelumnya.
💫 Kolaborasi dengan Musisi dan Produser Terbaik
Dalam proses kreatif album ini, Tiara bekerja sama dengan sejumlah nama besar di industri musik tanah air seperti:
● Yovie Widianto
● Laleilmanino (Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, Anindyo Baskoro)
● Andmesh Kamaleng
● BIANCADIMAS
● S/EEK
● Adrian Rahmat Purwanto
Single pembuka “Adu Bola Mata” menjadi awal era baru Tiara, ditulis dan diproduseri oleh Laleilmanino, menampilkan warna pop modern dengan nuansa romantis dan enerjik.
📀 Daftar Lagu di Album “Edelweiss”
1. Adu Bola Mata
Cinta tak selalu harus diucapkan. Tatapan mata pun mampu menyampaikan segalanya. Lagu upbeat ciptaan Laleilmanino ini menggambarkan rasa kasmaran manis di awal hubungan.
2. Penenangmu
Karya BIANCADIMAS dan Tiara Andini ini menjadi pelukan hangat bagi mereka yang sedang berjuang menghadapi hari-hari berat. Lembut, menenangkan, dan penuh kasih.
3. Dengar
Sebuah refleksi tentang tekanan menjadi publik figur. Tiara menegaskan dirinya layak dicinta, meski banyak yang menghakimi tanpa tahu cerita. Diproduseri oleh S/EEK, lagu ini terasa sangat emosional.
4. Kusut
Diciptakan oleh Andmesh Kamaleng, lagu ini bercerita tentang perpisahan yang meninggalkan penyesalan mendalam. Aransemen S/EEK memperkuat nuansa pilu dan introspektif.
5. Cinta Seperti Aku
Ketika cinta besar tak lagi dihargai. Lagu ciptaan Laleilmanino ini menggambarkan kekuatan seseorang yang tetap mencintai walau disakiti. Melodi lembutnya memberi warna baru di album ini.
6. Bukan Untukku
Karya Yovie Widianto ini menjadi salah satu lagu paling emosional. Liriknya menggambarkan perjuangan menerima kenyataan bahwa cinta kadang memang bukan untuk kita.
7. Kupu-Kupu
Dengan nuansa dance-pop 80-an yang ceria, lagu ini membawa pendengar ke perasaan berbunga-bunga saat jatuh cinta. Ringan, segar, dan easy listening khas Laleilmanino.
8. Kalah Lagi
Lagu ciptaan Tiara Andini dan Adrian Rahmat Purwanto ini menutup album dengan kisah cinta yang menyakitkan namun jujur: tentang seseorang yang tetap bertahan meski terus disakiti.
💐 Makna “Edelweiss”
“Edelweiss” bukan hanya sekadar judul, tetapi simbol perjalanan Tiara Andini.
Seperti bunga Edelweiss yang tumbuh di tempat tinggi dan sulit dijangkau, karier Tiara pun dibangun dengan perjuangan, kesabaran, dan cinta. Ia berharap album ini akan tetap abadi di hati para pendengar.
> “Perjalananku tidak mudah, tapi setiap langkahnya indah. Semoga ‘Edelweiss’ bisa menjadi karya yang abadi di hati kalian.” – Tiara Andini
🔗 Dengarkan & Saksikan:
🎧 Pre-save / Pre-add Album “Edelweiss”
👉 https://lnk.to/TiaraAndiniEdelweissAlbumIG
🎬 Video Pengumuman Album
👉 YouTube: Tiara Andini - Edelweiss Announcement
🎵 Streaming Single “Adu Bola Mata”
👉 https://lnk.to/TiaraAndiniAduBolaMataPR
📺 Official Lyric Video
👉 YouTube: Adu Bola Mata
🎙️ Behind The Recording: Adu Bola Mata
👉 https://youtu.be/f__L7OUwXDI?si=hFrDU2m6OcUo1H7K
Ikuti Tiara Andini di:
Instagram | TikTok | Spotify | YouTube
Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar