WHAT AM I DO:"Garden" Menanam Luka dan Kejujuran

    WHAT AM I DO

Dari kota kecil di ujung barat Jawa, What Am I Do tumbuh sebagai band pop alternatif yang perlahan menanam jejaknya lewat kejujuran dan kerentanan. Setelah memperkenalkan diri lewat “(Worse)”, “Tapestry of Time”, dan “Who Cares”, mereka kembali dengan “Garden” sebuah lagu yang terasa seperti percakapan lirih antara hati yang masih ingin bertahan, dan logika yang sudah lelah menunggu pulang.

    ARTWORK GARDEN

Di “Garden”, What Am I Do berbicara tentang rasa ragu, kepalsuan, dan kegelisahan dalam hubungan yang tak lagi sehat. Tentang bagaimana seseorang bisa tetap memilih cinta yang menyakitkan, meski di tempat lain ada kehangatan dan kedamaian yang menanti. Ada luka yang tidak selalu ingin disembuhkan dan di situlah lagu ini berakar.

Band yang berdiri pada akhir 2023 ini digawangi oleh Sakti Handika, Ongen Alle, Bintang Adiwijaya, dan Ramadhan Hadiguna. Dari Cilegon, mereka membawa semangat musik yang lembut namun berisi, dengan aransemen yang mengalun pelan tapi menembus.


“Garden” bukan sekadar lagu cinta yang patah tapi potret dari perjalanan batin yang manusiawi: tentang bertahan, kehilangan, dan menerima bahwa tidak semua yang indah harus dimiliki selamanya.

Kontak:

● linktr.ee/whatamido


Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku

Posting Komentar

0 Komentar