Band rock alternatif PVLETTE resmi merilis single terbaru mereka, “Seribu Cara Untuk Berhenti”, sebuah kolaborasi emosional bersama Dixie Erlangga dari STRANGERS. Lagu ini menjadi salah satu karya paling personal dan riil yang pernah dilepaskan oleh PVLETTE, menghadirkan perspektif yang menenangkan tentang kelelahan, diam, dan kebutuhan manusia untuk berhenti sejenak.
“Seribu Cara Untuk Berhenti” berkisah tentang seseorang yang tersesat dalam penyangkalan berjalan terus tanpa jeda, memaksa diri terlihat kuat, dan mengabaikan rasa lelah yang telah lama menumpuk. Dalam pencarian untuk memahami hidup dan masa lalu, tokoh ini justru semakin takut dengan masa depan yang terasa buram.
Namun menariknya, PVLETTE menulis lagu ini bukan dari perspektif tokoh utama. Mereka berbicara sebagai suara pengamat suara orang ketiga yang penuh empati, yang mengingatkan bahwa berhenti tidak berarti kalah; bahwa diam bukan berarti menyerah.
Secara musikal, “Seribu Cara Untuk Berhenti” menghadirkan atmosfer sendu sekaligus megah. Aransemen yang dinamis mencerminkan tarik ulur antara bertahan dan melepaskan, sementara lirik-lirik jujurnya membuka ruang bagi pendengar untuk menelusuri luka dan kerentanan mereka sendiri.
Kehadiran Dixie Erlangga memperkuat kedalaman emosi lagu ini. Suaranya menjadi representasi tokoh utama yang berada dalam siklus penyangkalan, sementara narasi PVLETTE hadir sebagai cahaya yang menuntun keluar dari kegelapan, sebuah pengingat bahwa selalu ada cara untuk berhenti, melepaskan, dan memulai kembali.
“Lagu ini bukan tentang menyerah,” ujar PVLETTE. “Kadang berhenti justru bentuk lain dari bertahan. Semua orang punya caranya sendiri untuk melanjutkan hidup, bahkan jika itu dimulai dari berhenti dulu.”
“Seribu Cara Untuk Berhenti” menjadi bagian dari perjalanan menuju album terbaru PVLETTE, “Semakin Buram dan Percuma”, sebuah dokumentasi emosional tentang pencarian diri, kekalahan, dan usaha berdamai dengan masa lalu.
💿 Tentang Lagu “Seribu Cara Untuk Berhenti”:
Lagu ini adalah refleksi dari kondisi mental yang kerap dialami banyak orang tetapi jarang terucapkan. PVLETTE menangkap fragmen-fragmen kehidupan yang terasa berat: kelelahan yang dipendam, ketakutan akan masa depan, serta kegagalan untuk mengakui bahwa tubuh dan hati membutuhkan jeda.
Melalui balutan rock alternatif yang melodius dan atmosferik, lagu ini memberikan ruang bagi pendengar untuk merasakan kembali kerentanan sebagai bagian natural dari perjalanan hidup. Kehadiran Dixie menambah lapisan dramatik yang mempertegas dinamika antara ketegangan batin dan pencarian ketenangan.
🙍 Tentang PVLETTE:
PVLETTE adalah band rock alternatif yang dikenal dengan pendekatan musikal yang emosional, jujur, dan berlapis. Mereka sering mengeksplorasi tema-tema seperti proses pendewasaan, pergulatan batin, penerimaan diri, hingga sisi-sisi gelap dalam perjalanan manusia.
Dalam setiap rilisan, PVLETTE menghadirkan narasi yang kuat baik secara lirik maupun aransemen yang membuat musik mereka terasa dekat, nyata, dan penuh resonansi emosional. Album mendatang mereka, Semakin Buram dan Percuma, digadang menjadi karya yang semakin menunjukkan kedewasaan musikal dan tematik band ini.
🙍Tentang Dixie Erlangga (STRANGERS)
Dixie Erlangga dikenal sebagai vokalis dari STRANGERS, unit musik yang mengusung warna gelap dan emosional. Vokalnya yang ekspresif dan karakteristik menjadikan kehadirannya dalam “Seribu Cara Untuk Berhenti” sangat signifikan. Dixie mampu mewujudkan perasaan letih, bingung, sekaligus rapuh dari tokoh utama dalam lagu ini, membawa interpretasi yang memperkuat narasi PVLETTE.
📎 Kredit Lagu:
● Performed by: PVLETTE
● Featuring: Dixie Erlangga (STRANGERS)
● Lyrics by: Raka Rayhanza
● Composed by: Christo Julivan, Diondy Fernando, Raka Rayhanza, Savio Ligina, Vicky Febrinata
● Produced by: Wisnu Ikhsantama Wicaksana
● Mixed by: Wisnu Ikhsantama Wicaksana
● Mastered by: Bill Henderson at Azimuth Mastering
● Artwork by: Diondy Fernando, Raka Rayhanza
📟 Kredit MV:
● Produced by: PVLETTE
● Directed by: Adry Bros
● Shot by: Adry Bros, Diondy Fernando
● Edited by: Diondy Fernando, Vicky Febrinata
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: +62 819-1166-0019 (Nadja)
● Email: emotionalpvlette@gmail.com
● Instagram: @emotionalpvlette
● TikTok: @emotionalpvlette
● YouTube: PVLETTE
Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar