CALMA.:"Hujan Di Ujung Senja" Merayakan Senja, Rindu, dan Ketabahan

   CALMA.

Band indie pop asal Bandung, Calma., resmi memperkenalkan karya terbaru mereka berjudul “Hujan Di Ujung Senja”, sebuah lagu yang lahir dari percakapan sederhana namun bermakna di sebuah sore yang digenangi hujan, kenangan, dan rasa yang sulit dijelaskan.

Single ini menjadi salah satu langkah awal Calma. dalam memperkuat identitas musik mereka: tenang, reflektif, namun tetap menyisakan ruang bagi harapan yang menghangatkan.

💿 Tentang “Hujan Di Ujung Senja”:

   ARTWORK HUJAN DI UJUNG SENJA

Lagu ini bermula dari sebuah sore sepulang bekerja, ketika Radika Arditias, sang penulis lagu, duduk bersama rekan-rekan kerjanya sambil menunggu hujan reda.

Obrolan ringan mengenai kerjaan perlahan berubah menjadi cerita-cerita masa lalu, kisah lucu, momen hangat, hingga sesekali terselip tatapan yang membawa ke rasa rindu dan penyesalan.

Pada momen itulah inspirasi muncul. Di antara rinai hujan yang menutup senja dan menyambut malam, Radika menemukan bingkai perasaan yang kemudian ia terjemahkan menjadi sebuah lagu: sebuah renungan tentang hal-hal yang kita simpan, hal-hal yang kita sesali, dan hal-hal yang diam-diam masih kita rindukan.

Lewat lagu ini, Radika berharap pendengar dapat: Meredam rindu dan penyesalan masa lalu, Lebih menikmati setiap momen yang kita punya saat ini, Dan mensyukuri segala proses yang pernah dilewati, sampai akhirnya membawa kita sampai pada titik hari ini dengan senyuman.

🎶 “Hujan Di Ujung Senja” bukan hanya kisah tentang masa lalu, tapi tentang berdamai:


Single ini menangkap suasana melamun saat hujan, ketika kenangan terasa lebih dekat dan suara rintik hujan jadi pemantik perasaan.

Dengan aransemen lembut dan vokal yang hangat, lagu ini mengajak pendengar kembali pada momen-momen kecil yang selama ini tak sempat kita syukuri.

Nuansa musiknya bersifat:

Tenang dan atmosferik,

Dengan sentuhan pop-indie yang melankolis,

Memberi ruang bagi lirik untuk bernafas.

“Hujan Di Ujung Senja” terasa seperti secangkir hangat di sore yang dingin, mengajak kita untuk menatap kembali masa lalu tanpa merasa dihantui olehnya.

🙍 Tentang Calma:

    LOGO CALMA.

Calma. adalah grup musik indie-pop yang lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 27 Juli 2025. Beranggotakan empat musisi muda dengan karakter berbeda namun saling melengkapi:

Nadya Nazwa Nurrandy — Vokalis

Dika Arditias — Gitaris

Devandanpatra — Gitaris / Bassis / Vokalis

Suhendar Dwi Julian — Drummer

Nama Calma. awalnya muncul dari produser mereka, Sunu Prasasti, saat proses rekaman single pertama berlangsung. Nama ini kemudian tumbuh menjadi identitas emosional band, sebuah ruang reflektif, tenang, namun penuh makna.

Calma mengusung warna indie pop dengan sentuhan lembut, storytelling kuat, dan mood yang selalu membawa pendengar pada ruang introspektif.
Mereka ingin generasi muda kembali mencintai musik lokal sekaligus berani berkarya dan mengekspresikan diri.

Melalui perform, rekaman, hingga event komersial, Calma. terus membangun perjalanan kreatifnya dengan harapan dapat bersaing di ranah indie yang semakin luas.

🎧 Dengarkan Sekarang:

Single “Hujan Di Ujung Senja” telah tersedia dan dapat didengarkan di seluruh platform musik digital.

📎 Kredit Lagu:

● Judul: Hujan Di Ujung Senja
● Artis: Calma.
● Penulis Lagu: Dika Arditias
● Produser: Sunu Prasasti
● Recording: Big Record Asia
● Mixing & Mastering: Sunu Prasasti
● Label / Distribusi: Big Record Asia
● Tanggal Rilis: 24 Oktober 2025
● Genre: Indie Pop

📩 Kontak & Media Sosial:

● Email: calma.id.official@mail.com 
● Instagram: @_calma.id




Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku





Posting Komentar

0 Komentar