Dari Denpasar, unit alternatif modern SCYLLA hadir dengan gebrakan baru lewat single debut mereka, “Narcissistic”, sebuah karya yang memadukan agresi, groove, dan emosi mentah dalam satu kesatuan yang padat dan tajam. Lagu ini menjadi penanda pertama dari identitas sonik SCYLLA yang berat namun tetap subtil, menghentak namun tetap menyisakan ruang untuk meresapi emosi di baliknya.
💿 Tentang "Narcissistic":
“Narcissistic” menggambarkan proses pelan namun mematikan ketika seseorang kehilangan dirinya sendiri akibat berhadapan dengan sosok manipulatif, seorang narsistik yang menguasai secara halus. Rasa terjebak, ketergantungan, hingga kelelahan batin diterjemahkan melalui riff low-tuned, drum yang intens, dan atmosfer elektronik yang menggantung seperti amarah yang ditahan lama.
“‘Narcissistic’ adalah bentuk kemarahan yang dipoles. Tentang kehilangan kendali, tentang saat cinta berubah jadi racun,” ujar Keita, vokalis SCYLLA.
Secara musikal, Wiba sebagai gitaris menjadi motor utama yang menghidupkan karakter lagu riff-riff yang tidak hanya presisi dan teknikal, tetapi juga bergerak dengan denyut groove yang kuat. Sementara itu, Putaph (drummer) membangun jembatan emosional lewat permainan drum yang dinamis, bergerak antara pukulan berat dan groove bertingkat yang menjaga ketegangan dari awal hingga akhir.
Dengan sentuhan djent modern, atmosfer elektronik lembut, dan struktur yang terus menekan, “Narcissistic” menjadi representasi jelas dari bagaimana SCYLLA membentuk identitas mereka: gelap, groove-heavy, dan sangat emosional.
🎶 Makna yang Lebih Dalam, Siklus Toxic yang Dibungkus Grooves:
Di balik agresinya, “Narcissistic” berangkat dari pengalaman nyata tentang hubungan dengan pasangan narsistik sebuah dinamika yang lebih sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari daripada yang disadari banyak orang. SCYLLA memotret siklus toxic itu dengan detail: love bombing, permainan perhatian yang naik turun, hingga gaslighting yang diam-diam menggerus kepercayaan diri.
Groove repetitif dan adiktif yang jadi ciri khas lagu ini juga berfungsi sebagai metafora dari hubungan manipulatif: awal yang manis, pola yang terus berulang, dan akhirnya jerat yang menyakitkan. SCYLLA mengemas tema berat ini dengan balutan musik yang menggugah, membuktikan bahwa groove bukan hanya soal membuat kepala bergoyang tapi juga medium untuk menyampaikan betapa dalam dan rumitnya luka psikologis seseorang.
🙍 Tentang SCYLLA:
SCYLLA merupakan band alternatif modern asal Denpasar yang mengedepankan kombinasi djent, groove metal, dan sentuhan elektronik, dipadukan dengan lirik emosional yang jujur dan tanpa kompromi. Identitas mereka dibangun atas keberanian untuk menyentuh sisi gelap manusia, sambil tetap menjaga elemen musikal yang segar, energik, dan bernuansa modern.
Debut ini sekaligus menandai langkah awal mereka untuk memasuki skena musik Indonesia dengan warna yang semakin tegas, eksploratif, dan unapologetic.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single “Narcissistic” Tersedia di seluruh platform streaming musik Digital Yang ada
📎 Kredit Lagu:
● Judul Rilis: Narcissistic
● Artist/Band: SCYLLA
● Rilis: 1 Desember 2025
● Format: Digital Release
● Genre: Alternative Modern Djent
● Durasi: 4 menit
● Label: Independent
● Produser: Pizzarecords
● Songwriter: Keita
● Composer: Wiba
● Arranger: Wiba
● Mixing & Mastering: Pizzarecords
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 0895352026298
● Email: idscylla@gmail.com
● Instagram: @scylla__id
Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar