Sebuah nama lahir dari pertemuan empat manusia yang masih menyimpan gairah yang sama: bermusik dengan
sungguh-sungguh. Dari percakapan panjang, keresahan bersama, dan keinginan untuk melangkah lebih jauh dari sekadar membawakan ulang lagu orang lain, nama FourlasS resmi tercipta.
Keputusan itu bukan tanpa bukti. Tak lama setelahnya, FourlasS merilis single perdana berjudul “Ternyata”, sebuah penanda awal bahwa mereka hadir bukan hanya untuk mengisi ruang, tetapi untuk bercerita melalui karya. Single tersebut menjadi fondasi perjalanan FourlasS di industri musik jujur, personal, dan dekat dengan pengalaman banyak orang.
💿 Tentang Senandika:
Setiap orang hampir pasti pernah berada di fase percintaan: ada yang berakhir bahagia, ada pula yang harus selesai dengan kecewa. Dari rasa kecewa itulah sering tersisa kenangan dan kehilangan dua hal yang diam-diam membekas.
Berangkat dari pengalaman personal para personil, FourlasS merangkumnya menjadi sebuah mini album debut bertajuk “SENANDIKA”. Album ini menjadi ruang bercerita, tempat emosi-emosi yang pernah runtuh disusun kembali dalam bentuk melodi, lirik, dan senandika bisikan hati yang mungkin juga pernah dialami pendengarnya.
Proses Kreatif yang Kolektif
Seluruh lagu dalam SENANDIKA lahir dari proses brainstorming bersama. Ide-ide awal dicatat sederhana sering kali hanya berupa potongan kalimat di notes ponsel lalu dibedah dan dikembangkan bersama.
Ada yang menjadi narasumber cerita, ada yang merangkai progresi chord, ada yang fokus pada lirik, hingga akhirnya semua disatukan sebagai karya kolektif.
Pendekatan ini membuat SENANDIKA terasa sangat personal sekaligus jujur, karena setiap personil terlibat langsung dalam seluruh proses kreatifnya.
🎶 Nuansa Musikal:
Secara musikal, SENANDIKA menghadirkan nuansa yang emosional dan reflektif. Aransemen disusun untuk memberi ruang pada cerita, dengan dinamika yang mengalir tenang, mengendap, lalu menguat di momen tertentu. Musik FourlasS berpijak pada kesederhanaan, namun tetap berusaha menyampaikan kedalaman rasa, selaras dengan tema kenangan dan kehilangan yang mereka usung.
Dalam penggarapannya, Fourlass bekerja sama dengan RFNP Record, sebuah dapur rekaman lokal yang mereka percaya memiliki kualitas dan visi yang sejalan. Di sanalah seluruh konsep yang telah didiskusikan direalisasikan, melalui proses rekaman yang terbuka terhadap eksplorasi, penyesuaian, dan penyempurnaan hingga setiap lagu menemukan bentuk akhirnya.
🙍 Tentang Fourlass:
FourlasS adalah unit musik yang dibentuk oleh empat individu dengan latar pengalaman dan cerita berbeda, disatukan oleh keinginan untuk menciptakan karya orisinal. Musik bagi mereka bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan cerita yang jujur dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Fourlass tidak berpretensi memberi jawaban atau solusi. Mereka hanya ingin berbagi cerita, agar siapa pun yang mendengarkan merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Ep "Senandika" telah dirilis dapat didengarkan di berbagai platform musik digital seperti, Spotify, Apple Music, dan YouTube Music
📎 Kredit Ep:
● Judul: Senandika
● Artis: Fourlass
● Rilis: 2026
● Ciptaan: Rizky Narezka Hariyanto, Muhamad Jafar Ali Hamzah, Akbar Maulana, Dennis Febriyanto, Very Nugraha Akbar, Saeful Habrianto
● Aransemen: Rizky Narezka Hariyanto, Muhamad Jafar Ali Hamzah, Akbar Maulana, Dennis Febriyanto, Very Nugraha Akbar, Saeful Habrianto
● Genre: Pop
● Produser: Fakhri Nurluthfi
● Mixing & Mastering: RFNP Records
● Label: Independen
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp : 0895383919319 (Rizky)
● Email : fourlass.management@gmail.com
● Instagram : @fourlass.id
Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar