Setelah merilis single perdana pada Oktober lalu sebagai langkah awal memperkenalkan identitas musikal mereka, band pop punk asal Yogyakarta Rutherford kembali melanjutkan perjalanan dengan merilis single terbaru bertajuk “In The Air”.
Lagu ini menjadi lanjutan sekaligus pendalaman dari arah musik yang sedang mereka bangun pop punk yang tidak sekadar cepat dan bising, tetapi juga memberi ruang bagi emosi, refleksi, dan cerita personal.
Rutherford diperkuat oleh Harif Indra (Vocal & Guitar), Tryso Robbiniawan (Guitar & Backing Vocal), Doan Astrian (Bass), dan Adjie Kombre (Drum). Keempatnya meramu musik yang berangkat dari semangat pop punk era 2000-an, namun dipresentasikan dengan pendekatan yang lebih dewasa dan relevan dengan dinamika relasi masa kini.
💿 Tentang In The Air:
“In The Air” mengangkat kisah hubungan jarak jauh yang perlahan kehilangan arah. Lagu ini berbicara tentang dua individu yang awalnya saling terhubung, namun semakin menjauh karena ketidakmampuan salah satu pihak untuk jujur pada perasaan sendiri. Bukan tentang pertengkaran besar atau pengkhianatan terang-terangan, melainkan tentang diam yang dibiarkan terlalu lama, perasaan yang dipendam, dan keputusan yang selalu ditunda.
Secara lirik, “In The Air” terasa intim dan personal seperti percakapan yang tak pernah benar-benar selesai. Penyesalan hadir bukan sebagai teriakan, melainkan sebagai gema yang tertinggal di kepala, menggantung di udara, menunggu untuk disadari ketika semuanya sudah terlambat.
🎶 Nuansa Musikal:
Dari sisi musikal, Rutherford menyajikan komposisi pop punk yang mengalir namun emosional. Lagu ini dibuka dengan riff gitar yang ringan dan repetitif, membangun suasana melankolis sebelum akhirnya berkembang menjadi bagian chorus yang lebih terbuka dan emosional. Drum yang stabil dan dinamis menjadi fondasi kuat, menjaga energi lagu tetap hidup tanpa menghilangkan nuansa sendu yang ingin disampaikan.
Permainan bass yang mengalir rapi berpadu dengan vokal Harif Indra yang terdengar jujur dan apa adanya tidak berlebihan, namun cukup untuk menyampaikan rasa kehilangan dan kebingungan emosional. Backing vocal dan isian gitar dari Tryso Robbiniawan memberi lapisan tambahan, mempertebal atmosfer lagu tanpa membuatnya terasa sesak.
“In The Air” tidak mencoba menjadi lagu pop punk yang agresif, melainkan memilih jalur emosional: lagu yang bisa dinikmati sambil menyetir malam hari, mengenang hubungan yang pernah hampir berhasil, namun runtuh karena kejujuran yang datang terlalu lambat.
Seluruh proses produksi “In The Air” dikerjakan di 350 Studio, studio milik Tryso Robbiniawan yang juga menjadi ruang eksplorasi kreatif utama Rutherford. Di tempat ini, lagu dikembangkan dengan pendekatan yang cukup organik memberi ruang bagi setiap personel untuk menyampaikan karakter bermusik mereka.
Dalam proses penggarapannya, Rutherford turut dibantu oleh beberapa musisi dan rekan kolaborator, di antaranya Ariq Wahyu, Agung Riski, Labib Janotama, dan Arie Hammam, yang berkontribusi dalam pengayaan aransemen serta detail teknis produksi. Kolaborasi ini membuat “In The Air” terdengar lebih matang dan berlapis dibandingkan rilisan sebelumnya.
🙍 Tentang Rutherford:
Rutherford adalah band pop punk asal Yogyakarta yang lahir dari kegelisahan sederhana tentang relasi manusia, jarak emosional, dan proses tumbuh dewasa yang tidak selalu berjalan mulus. Terbentuk dari latar belakang pertemanan dan ketertarikan yang sama terhadap musik alternatif, Rutherford menjadikan pop punk sebagai medium untuk menyampaikan cerita-cerita personal dengan cara yang jujur dan apa adanya.
Digawangi oleh Harif Indra (Vocal & Guitar), Tryso Robbiniawan (Guitar & Backing Vocal), Doan Astrian (Bass), dan Adjie Kombre (Drum), Rutherford membangun karakter musik yang berangkat dari semangat pop punk era akhir 1990-an hingga awal 2000-an enerjik, lugas, dan emosional namun dipresentasikan dengan pendekatan yang lebih dewasa dan reflektif. Mereka tidak hanya menempatkan musik sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang pengakuan, tempat kegelisahan disusun menjadi lagu.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single “In The Air” resmi dirilis pada 27 Desember 2025 dan kini sudah dapat didengarkan di seluruh Digital Streaming Platform.
📎 Kredit Lagu:
● Judul: In The Air
● Artis: Rutherford
● Rilis: 27 December 2025
● Ciptaan: Harif Indra
● Aransemen: Harif Indra, Tryso Robbiniawan
● Genre: Pop Punk/Punk Rock
● Produser: Tryso Robbiniawan
● Mixing & Mastering: Tryso Robbiniawan
● Label: 350 Record
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 0895363254467 (Harif)
● Email: rutherrforrd@gmail.com
● Instagram: ruthfrd_official
Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar