Band metal modern Shadowbourne kembali menegaskan identitas musikal mereka lewat rilisan terbaru dari EP Palingenesis, berjudul “Deru Belenggu.” Lagu ini bukan sekadar penutup, melainkan klimaks emosional dari perjalanan naratif yang mereka bangun sejak awal EP.
Diperkuat oleh sosok Pasha Chrisye sebagai vokalis dan penulis lagu, Reiner Ramanda pada gitar sekaligus aransemen musikal, serta Axel Andaviar di balik drum, Shadowbourne menghadirkan warna musik yang intens, emosional, dan penuh kedalaman.
💿 Tentang Deru Belenggu:
Deru Belenggu menjadi single kedua yang dipilih setelah Perjuangan, sekaligus salah satu lagu yang lahir dari benang cerita yang sama: tentang cinta tulus yang tidak bisa dimiliki.
Lagu ini menggambarkan dua insan yang saling mencintai, namun terpisah oleh keadaan. Sebuah kisah klasik tentang “cinta di waktu yang salah” ketika perasaan begitu kuat, namun realitas tidak memberi ruang untuk bertahan.
Di sini, Shadowbourne tidak hanya bercerita tentang kehilangan, tetapi juga tentang keterjebakan emosional. Kenangan yang terus bergaung, perasaan yang tak kunjung reda, hingga cinta itu sendiri berubah menjadi belenggu yang menghantui.
🎶 Nuansa Musikal:
Secara musikal, “Deru Belenggu” mengusung atmospheric metal yang padat, gelap, namun tetap melodius. Gitar agresif berpadu dengan ritme yang terasa “tercekik” namun tetap propulsif, menciptakan sensasi tekanan emosional yang konstan.
Vokal Pasha Chrisye bergerak dinamis dari bisikan lirih penuh luka hingga ledakan penuh amarah yang katarsis. Lapisan synth, orkestra, dan efek suara memperluas lanskap audio, menjadikan lagu ini seperti perjalanan masuk ke dalam pikiran yang kacau. Tema seperti rasa bersalah, kehilangan kontrol, hingga pencarian kebebasan terasa sangat kuat di sepanjang lagu.
Sebagai track penutup EP Palingenesis, lagu ini menjadi titik terdalam sekaligus awal dari kebangkitan. Sebuah momen di mana seseorang harus menghadapi sisi tergelap dirinya sebelum akhirnya bisa bebas.
🙍 Tentang Shadowbourne:
Shadowbourne adalah proyek musik yang menggabungkan pengalaman, warisan musikal, dan eksplorasi emosional yang kuat.
Pasha Chrisye – vokal, penulis lagu, komposer
Reiner Ramanda – gitar, music director, aransemen
Axel Andaviar – drum
Dengan latar belakang yang kuat dan pendekatan musikal yang sinematik, Shadowbourne menghadirkan karya yang tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan secara emosional.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single "Deru Belenggu" sudah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
📎 Kredit Lagu:
● Judul: Deru Belenggu
● Artis: Shadowbourne
● Pencipta: Pasha Chrisye
● Aransemen/Produser: Pasha Chrisye, Reiner Ramanda, Kelana Halim
● Mixing & Mastering: Kelana Halim
● Genre: Atmospheric Metal
● Label: Firefly Records
● Publisher: Musica Publisher Indonesia
● Recording: Musica Studio’s & Studio Kelana
● Rilis: 2026
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 081281331735 (Naufal)
● Instagram: @shadowbourne.id
Tentang Kami:
Email: @kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar