Di tengah perkembangan pesat era digital, di mana distribusi musik semakin luas dan tanpa batas, Grausig, salah satu pionir death metal Indonesia, kembali menegaskan eksistensinya melalui single terbaru berjudul “Chant Of Blight.”
Setelah merilis “Litani Agoni” pada Agustus 2025, Grausig melanjutkan narasi musikalnya dengan karya yang lebih gelap, intens, dan penuh eksplorasi. Single ini resmi dirilis pada 17 April 2026 bersamaan dengan video musiknya di kanal YouTube resmi Grausig, serta di seluruh platform streaming digital.
Chant Of Blight adalah manifestasi kegelapan, sebuah seruan dari dalam jurang, yang menggema tanpa ampun.
💿 Tentang Chant Of Blight:
Chant Of Blight yang secara harfiah berarti mantra kehancuran merupakan kelanjutan konseptual dari single sebelumnya, Litani Agoni.
Lagu ini mengangkat kisah tentang dendam yang tumbuh dari luka mendalam akibat takdir yang kejam. Sosok dalam lagu ini digambarkan terobsesi untuk membalas penderitaan, bahkan hingga melampaui batas kehidupan. Ia tidak mencari kedamaian dalam kematian, melainkan menjelma menjadi simbol penghancur membawa penderitaan abadi bagi mereka yang dianggap bertanggung jawab.
Narasi ini menjadikan Chant Of Blight bukan sekadar lagu, tetapi sebuah pengalaman gelap yang penuh simbolisme dan emosi ekstrem.
🎶 Nuansa Musikal:
Secara musikal, Grausig menghadirkan komposisi death metal yang agresif dan atmosferik.
Distorsi gitar yang tebal, permainan drum yang intens, serta vokal growl yang brutal membentuk lanskap suara yang gelap dan menghantui. Elemen choir yang disusun oleh Aidan W. Pohan dan Felicia F. Fadhilah menambahkan dimensi dramatis, memperkuat kesan ritualistik dalam lagu ini.
Proses mixing oleh Yuda di K-Studio dan mastering oleh Dan Randall di Mammoth Sound Mastering (USA) menghasilkan kualitas audio yang solid, tajam, dan berstandar internasional.
🙍 Tentang Grausig:
Grausig adalah band death metal asal Jakarta yang telah berdiri sejak 1989, menjadikannya salah satu pionir dalam skena metal ekstrem di Indonesia.
Dengan perjalanan panjang selama lebih dari tiga dekade, Grausig telah merilis berbagai album, EP, dan single yang memperkuat posisi mereka sebagai salah satu nama penting dalam sejarah musik metal Indonesia.
Saat ini Grausig diperkuat oleh:
- Sultan (Vokal)
- Denny (Drum)
- Alex (Bass)
Dalam proses rekaman single ini, kontribusi gitar juga datang dari mantan personel mereka, Kitink dan Agam, yang menambah kedalaman karakter musikal pada lagu.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single "Chant Of Blight" sudah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
📎Kredit Lagu
● Judul: Chant Of Blight
● Artis: Grausig
● Pencipta (Lirik): Sultan
● Aransemen: Grausig
● Mixing: Yuda (K-Studio)
● Mastering: Dan Randall (Mammoth Sound Mastering, USA)
● Rilis: 17 April 2026
● Genre: Death Metal
● Label: Grausig Management
● Recording: K-Studio (Drum & Vokal) | Agam Studio (Gitar & Bass)
● Produser Eksekutif: Denny
● Choir & Arrangement: Aidan W. Pohan & Felicia F. Fadhilah
● Artwork: Rudi “Gorging Suicide” Yanto
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 081808418814 (Sam Alatas)
● Email: sam.alatas@gmail.com
● Instagram: @grausigofficial
Tentang Kami:
Email: kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar