Skena musik alternatif Indonesia kembali diramaikan oleh gebrakan dari band grunge asal Yogyakarta, DSGR. Melalui single terbaru mereka berjudul “Atraksi”, DSGR tidak hanya menghadirkan karya musik, tetapi juga menyuarakan kritik sosial yang lantang dan tanpa kompromi.
Dengan “Atraksi”, DSGR tidak hanya memperkuat identitas mereka sebagai band grunge, tetapi juga sebagai suara perlawanan yang relevan di tengah realitas sosial hari ini.
Lagu ini bukan sekadar untuk didengar melainkan untuk dirasakan dan dipahami. Lagu ini menjadi representasi kemarahan, keresahan, sekaligus kesadaran atas realitas yang kerap luput dari perhatian.
💿 Tentang Atraksi:
Atraksi hadir sebagai bentuk ekspresi jujur DSGR terhadap berbagai praktik eksploitasi yang terjadi di Indonesia. Mulai dari alam yang dirampas, budaya yang dikomodifikasi, hingga hak-hak masyarakat kecil yang kerap terpinggirkan dalam sistem sosial yang timpang.
Dengan lirik yang tajam dan penuh amarah, DSGR menyampaikan pesan tentang bagaimana pariwisata, konservasi, dan pembangunan sering kali hanya menjadi kedok bagi kepentingan tertentu. Lagu ini menjadi ajakan untuk membuka mata bahwa di balik “brosur indah”, ada realitas pahit yang harus dihadapi.
🎶 Nuansa Musikal:
Secara musikal, Atraksi menampilkan sisi DSGR yang lebih raw, agresif, dan eksplosif dibanding karya-karya sebelumnya.
Dominasi distorsi gitar yang kasar, racauan noise yang liar, serta tempo cepat yang intens menciptakan atmosfer penuh tekanan. Energi lagu ini semakin diperkuat oleh permainan drum dari additional drummer, Riza Laksmana Krismantono, yang menghadirkan gebukan dinamis dan penuh tenaga.
Pendekatan yang terdengar brutal ini justru mempertegas pesan lagu, bahwa kemarahan dan kritik sosial tidak selalu harus halus untuk bisa terasa.
🙍 Tentang DSGR:
DSGR adalah band grunge asal Yogyakarta yang terbentuk pada tahun 2017. Dikenal dengan konsistensinya dalam mengusung warna grunge, DSGR digawangi oleh:
- Kiky (Vokal)
- Heribes (Gitar)
- Herda (Gitar)
- Inyong (Bass)
Sejak awal perjalanan mereka, DSGR telah merilis beberapa karya, termasuk album “Berita Bohong” (2017), “Disagree” (2018), serta rilisan live recording “bener rung mesti pener”. Mereka juga aktif merilis single seperti “Krisis” (2019) dan “Maju Melawan” (2024).
Melalui Atraksi, DSGR menunjukkan evolusi musikal sekaligus keberanian mereka dalam menyuarakan isu sosial secara lebih tajam dan frontal.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single "Atraksi" sudah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
📎 Kredit Lagu:
● Judul: Atraksi
● Artis: DSGR
● Rilis: 2026
● Pencipta: (Lirik: Wahyu Kiky Y.P) | (Musik: Andri Widi A, Heribertus Agus B, Herda Mukti S)
● Aransemen: Andri Widi A, Heribertus Agus B, Herda Mukti S, Wahyu Kiky Y.P, Drum: Riza Laksmana Krismantono
● Mixing & Mastering: Bejo House
● Genre: Grunge
● Label: Bejo House
● Recording: Bejo House
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 085729809236
● Email: andriasmara72@gmail.com
● Instagram: @dsgrdsgr
Tentang Kami:
Email: kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar