HANIA RIZSANNY:“Menerima” Tentang Proses Menerima Masa Lalu Dan Berdamai Dengan Diri Sendiri

    HANIA RIZSANNY

Musisi asal Jakarta, Hania Rizsanny, kembali menghadirkan karya terbaru berjudul “Menerima”, sebuah single yang lahir dari proses personal tentang berdamai dengan diri sendiri dan belajar menerima setiap fase kehidupan yang pernah dilalui.

Lewat lagu ini, Hania mencoba menyampaikan bahwa menerima bukan berarti menyerah, melainkan bentuk keberanian untuk mengakui luka, memahami diri, dan melanjutkan hidup dengan hati yang lebih tenang. “Menerima” menjadi refleksi emosional yang dekat dengan banyak orang, terutama mereka yang sedang belajar melepaskan masa lalu tanpa harus membencinya.

Dengan pendekatan musik yang hangat, santai, dan soulful, Hania menghadirkan lagu yang terasa intim namun tetap ringan untuk dinikmati.

💿 Tentang Menerima:

    ARTWORK MENERIMA

Menerima ditulis dari sudut pandang seseorang yang perlahan belajar menerima versi dirinya di masa lalu. Lagu ini berbicara tentang proses memahami kesalahan, kehilangan, penyesalan, hingga akhirnya mampu berdamai dengan semuanya.

Meski lahir dari pengalaman personal, makna lagu ini dibuat cukup terbuka sehingga pendengar dapat menafsirkan Menerima dalam berbagai bentuk hubungan. Tidak hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang pasangan, sahabat, maupun orang-orang yang pernah hadir dan meninggalkan cerita dalam hidup.

Alih-alih menghadirkan nuansa melankolis yang berat, Hania memilih menyampaikan pesan tersebut melalui pendekatan yang lebih hangat dan uplifting. Lagu ini terasa seperti percakapan kecil dengan diri sendiri di tengah malam tenang, jujur, dan penuh penerimaan.

Lirik Menerima sendiri sebenarnya telah ditulis sejak tahun 2021. Namun proses produksinya baru dimulai pada Agustus 2025 karena Hania merasa membutuhkan waktu untuk berkembang dan menemukan pendekatan musikal yang lebih matang agar lagu ini dapat tersampaikan dengan lebih utuh.

🎶 Nuansa Musikal:


Secara musikal, Menerima membawa warna R&B Soul dengan sentuhan musik yang terinspirasi dari era 1980-an hingga awal 2000-an. Pengaruh dari musisi seperti Devin Morrison, Aaron Taylor, FKJ, Daniel Caesar, MALIQ & D’Essentials, hingga RAN terasa dalam pendekatan groove dan atmosfer lagu ini.

Aransemen dibangun menggunakan elemen electric piano, synth lead, bell, pad, dan clavi yang menciptakan nuansa hangat serta santai. Perpaduan tersebut membuat “Menerima” terdengar soulful namun tetap ringan dan dekat dengan keseharian pendengarnya.

Diproduksi secara independen di home studio miliknya di Jakarta, lagu ini menjadi representasi perjalanan musikal Hania yang semakin matang dalam mengeksplorasi karakter musik RnB Soul dengan pendekatan yang personal dan emosional.

🙍 Tentang Hania Rizsanny:


Hania Rizsanny adalah musisi dan penulis lagu asal Jakarta yang dikenal lewat pendekatan musik RnB Soul dengan nuansa groove yang hangat dan santai.

Lewat karya-karyanya, Hania mengeksplorasi sisi emosional manusia melalui musik yang ringan namun tetap memiliki karakter dan atmosfer yang kuat. Ia percaya bahwa musik tidak selalu harus terdengar megah untuk bisa menyentuh seseorang, kadang justru kesederhanaanlah yang membuat sebuah lagu terasa paling dekat.

Menerima menjadi salah satu langkah baru Hania Rizsanny dalam memperlihatkan sisi musikal yang lebih personal, dewasa, dan jujur kepada para pendengarnya.

🎧 Dengarkan Sekarang:

Single "Menerima" sudah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.

📎 Kredit Lagu:

● Judul: Menerima
● Artis: Hania Rizsanny
● Ciptaan: Hania Rizsanny & Jihan Suweleh
● Aransemen: Hania Rizsanny
● Genre: R&B Soul
● Produser: Hania Rizsanny
● Guitar: Ilham Nur Syuhada
● Backing Vocal: Hania Rizsanny
● Mixing & Mastering: Aprido Perdana
● Recording: Home Studio Hania Rizsanny, Jakarta
● Label: Independen

📩 Kontak & Media Sosial:

● Cp: 085258669909
● Email: haniaimanda@gmail.com
● Instagram: @haniarizsanny




Tentang Kami:
Email: kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku

Posting Komentar

0 Komentar