Ruangrima resmi merilis single terbaru mereka berjudul “Satusama”, sebuah karya shoegaze-dreampop dengan sentuhan alternative rock yang berbicara tentang pertemuan sederhana namun meninggalkan kesan yang mendalam.
Melalui lagu ini, Ruangrima kembali mempertegas identitas musikal mereka yang atmosferik, emosional, dan melankolis. “Satusama” hadir bukan sebagai lagu cinta yang besar dan dramatis, melainkan tentang rasa tenang ketika dua manusia menemukan ruang yang sama di tengah kehidupan yang riuh.
Single ini menjadi lanjutan perjalanan musikal Ruangrima setelah sebelumnya merilis “Hujan, Kemana Saja Kau?” pada awal tahun 2026, sekaligus membuka jalan menuju EP terbaru mereka yang direncanakan rilis pada paruh kedua tahun ini.
💿 Tentang Satusama:
Satusama lahir dari refleksi tentang sebuah pertemuan yang terasa sederhana namun membekas begitu lama. Lagu ini menggambarkan momen ketika seseorang hadir tanpa banyak penjelasan, tetapi terasa seperti sudah dikenal sejak lama.
Menariknya, lagu ini sebenarnya telah ditulis hampir sepuluh tahun lalu dan sempat tersimpan cukup lama sebelum akhirnya menemukan bentuk dan waktu yang tepat untuk dirilis. Proses panjang tersebut justru membuat Satusama terasa semakin personal dan emosional, seperti membuka kembali fragmen rasa yang ternyata masih hidup hingga hari ini.
Melalui lirik yang minim dan pendekatan yang sederhana, Ruangrima membiarkan atmosfer dan emosi menjadi pusat utama dalam lagu ini. Tidak banyak kata-kata besar, hanya ruang sunyi yang perlahan berbicara sendiri kepada pendengarnya.
Satusama juga menjadi representasi tentang bagaimana perasaan tertentu terkadang hadir tanpa alasan yang jelas, tenang, familiar, dan sulit dijelaskan.
🎶 Nuansa Musikal:
Secara musikal, Satusama dibalut nuansa Shoegaze-Dreampop dan Alternative Rock yang kuat. Permainan gitar berlapis, ambience vokal yang melayang, serta dinamika musik yang perlahan berkembang menciptakan suasana yang intim namun tetap megah secara atmosfer.
Ruangrima memilih pendekatan produksi yang tidak berlebihan. Kesederhanaan progresi chord dan minimnya lirik justru menjadi kekuatan utama lagu ini, memberi ruang besar bagi emosi untuk tumbuh secara perlahan.
Pengaruh musik dari nama-nama seperti Cocteau Twins, The Cure, The Jesus and Mary Chain, hingga rumahsakit dan Pure Saturday terasa samar dalam karakter musikal Ruangrima, namun tetap dibentuk dengan identitas yang personal dan modern.
Hasil akhirnya adalah sebuah lagu yang tidak hanya ingin didengar, tetapi juga dirasakan.
🙍 Tentang Ruangrima:
Ruangrima adalah project Indie Rock/Alternative asal Bogor-Jakarta yang dibentuk oleh Rizky Fauzy pada tahun 2012.
Dikenal melalui pendekatan musik yang emosional, sinematik, dan atmosferik, Ruangrima memadukan elemen shoegaze, alternative rock, dreampop, hingga ambient menjadi pengalaman mendengar yang terasa personal namun luas.
Pada tahun 2015, Ruangrima sempat masuk dalam daftar “14 Local Music Heroes” versi majalah Nylon Indonesia. Setelah melewati berbagai fase eksplorasi musikal, kini Ruangrima kembali hadir di tahun 2026 dengan karya-karya yang terasa lebih matang, reflektif, dan emosional.
Melalui rilisan terbaru mereka, Ruangrima ingin membangun lebih dari sekadar kumpulan lagu, tetapi kumpulan suasana, kenangan, dan perasaan yang saling terhubung.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single "Satusama" sudah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
📎 Kredit Lagu:
● Judul: Satusama
● Artis: Ruangrima
● Rilis: 20 Mei 2026
● Ciptaan: Rizky Fauzy
● Aransemen: Rizky Fauzy
● Genre: Alternative/Shoegaze-Dreampop
● Produser: Rizky Fauzy
● Mixing & Mastering: Seno Kasatrio
● Label: Ragaramga Records
● Recording: Independen Session Recording
📩 Kontak & Media Sosial
● Cp: 0817862750 (Ruri)
● Email: skpratiwi@gmail.com
● Instagram: @ruangrima
Tentang Kami:
Email: kusamredaksi@gmail.com
Instagram: @mediatintakusamku
0 Komentar