Setelah memperkenalkan diri melalui single debut “Selat”, duo asal Sulawesi Barat, Noissm, kembali melanjutkan perjalanan musikal mereka melalui single kedua bertajuk “Ola”, Diperkuat oleh Rey Prasetya pada vokal dan Iriansyah Syarif pada gitar, Noissm kembali mengeksplorasi karakter indie pop dengan pendekatan yang lebih intim, tenang, dan atmosferik.
“Ola” tidak datang dengan jawaban besar. Ia justru hadir sebagai ruang untuk mengingat, merasakan, dan menerima. Tentang sesuatu yang pernah dekat, kemudian menjadi jauh, tetapi meninggalkan jejak yang tidak selalu mudah hilang.
Melalui single keduanya ini, Noissm kembali membangun dunia musik yang sederhana namun penuh atmosfer, membiarkan jarak, ingatan, dan emosi menemukan tempatnya sendiri di antara nada-nada yang mereka hadirkan.
💿 Tentang Ola:
Ola berbicara tentang sesuatu yang mungkin terasa sederhana, tetapi dekat dengan pengalaman banyak orang: jarak dan ingatan. Ada fase-fase dalam kehidupan yang telah berlalu, tetapi tidak serta-merta menghapus segala sesuatu yang pernah terjadi di dalamnya.
Alih-alih menjelaskan perasaan tersebut secara gamblang, Noissm memilih untuk membiarkan Ola bergerak dengan cara yang lebih sederhana dan terbuka. Lagu ini tidak memaksakan satu tafsir kepada pendengarnya. Justru terdapat ruang bagi setiap orang untuk menemukan pengalaman dan makna mereka sendiri di dalamnya.
Pendekatan tersebut membuat Ola terasa seperti sebuah percakapan yang tidak banyak bicara, tetapi menyimpan sesuatu di balik setiap jedanya. Sebuah lagu tentang menerima bahwa beberapa hal mungkin telah berlalu, sementara jejaknya masih menetap dalam ingatan.
🎶 Nuansa Musikal:
Secara musikal, Noissm mempertahankan fondasi indie pop yang menjadi identitas mereka, tetapi menghadirkannya melalui suasana yang lebih intim dan atmosferik.
Ola tidak mengejar kesan yang berlebihan. Melankoli justru ditempatkan dengan tenang, memberikan ruang bagi vokal, gitar, dan atmosfer lagu untuk membangun emosi secara perlahan.
Karakter tersebut menjadi salah satu kekuatan Noissm: melankolis tanpa terasa berlebihan, emosional tanpa kehilangan ruang, dan personal tanpa harus menjelaskan semuanya secara langsung.
Di balik proses musikalnya, Fadhli Ahmad dari Mariendar Audio terlibat sebagai produser sekaligus menangani mixing dan mastering. Sementara aransemen dikerjakan bersama oleh Rey Prasetya, Iriansya Syarif, dan Fadhli Ahmad.
Dengan Ola, Noissm kembali menunjukkan bahwa kesederhanaan dapat menjadi ruang yang cukup luas untuk menyimpan emosi.
🙍 Tentang Noissm:
Noissm merupakan duo musik asal Sulawesi Barat, Indonesia, yang beranggotakan Rey Prasetya pada vokal dan Iriansyah Syarif pada gitar.
Mengusung indie pop dengan pendekatan intim dan atmosferik, Noissm memulai perjalanan musikalnya melalui single “Selat”, sebelum kemudian meneruskannya lewat Ola.
Duo ini membangun perjalanan musiknya secara bertahap, membiarkan setiap rilisan menjadi bagian dari dunia musikal yang terus berkembang. Tidak terburu-buru mengungkap seluruh arah perjalanan, Noissm memilih membiarkan karya-karyanya berbicara dan membentuk identitas mereka sedikit demi sedikit.
Ola, menjadi kelanjutan dari proses tersebut, sebuah karya yang memperlihatkan sisi Noissm yang lebih tenang, reflektif, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single "Ola" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.
📎 Kredit Lagu:
● Judul: Ola
● Artis: Noissm
● Ciptaan: Rey Prasetya, Iriansya Syarif
● Aransemen: Rey Prasetya, Iriansya Syarif, Fadhli Ahmad
● Produser: Fadhli Ahmad (Mariendar Audio)
● Mixing & Mastering: Fadhli Ahmad (Mariendar Audio)
● Rilis: 1 September 2026
● Genre: Indie Pop
● Label: Nocturnalism Radio
● Recording: Mariendar Audio
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 081240155926
● Email: nocturnalismradio@gmail.com
● Instagram: @noissm.wav
📍Tintakusamku:
○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia
0 Komentar