NALARA:“Bias” Di Antara Samar Persepsi Dan Riuh Perasaan, Selalu Ada Cerita Yang Mencari Makna

    NALARA

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk memahami kehidupan. Ada pengalaman yang perlahan memudar, perasaan yang sulit dijelaskan, serta cerita yang tetap tinggal meski waktu terus berjalan. Hal-hal semacam inilah yang kerap menjadi ruang eksplorasi bagi Nalara, band indie asal Subang, Jawa Barat, yang menjadikan musik sebagai medium untuk menyampaikan kisah dan emosi secara jujur.

Pada 23 Oktober 2026, Nalara merilis Album berjudul “Bias”, sebuah karya yang hadir dalam perjalanan musikal mereka dengan pendekatan yang berangkat dari cerita dan pengalaman. Melalui karakter musik yang personal, Nalara kembali membuka ruang bagi pendengar untuk menikmati lagu sekaligus menemukan kemungkinan makna yang dekat dengan kehidupan masing-masing.

Kehadiran “Bias” turut memperlihatkan perhatian Nalara terhadap proses kreatif yang menyatukan gagasan, aransemen, dan produksi musik. Dikerjakan bersama produser Fauzi Nurdinsah dan Ridlan Akbar, rilisan ini melibatkan proses rekaman di sejumlah studio di Jawa Barat dan Jakarta, dengan tahap mastering yang dikerjakan oleh Sage Audio di Nashville, Amerika Serikat.

🙍 Tentang Bias:

    ARTWORK BIAS

Bias merupakan Album terbaru Nalara yang dirilis pada 23 Oktober 2026. Sebagai band yang dikenal melalui lagu-lagu reflektif dengan lirik jujur dan aransemen hangat, Nalara menempatkan pengalaman serta emosi sebagai bagian penting dari perjalanan bermusiknya. Lewat rilisan ini, mereka kembali menghadirkan karya yang bertumpu pada perpaduan cerita dan eksplorasi musikal.

Dalam proses produksinya, Bias melibatkan Fauzi Nurdinsah dan Ridlan Akbar sebagai produser, dengan Nalara bertindak sebagai executive producer. Proses pengerjaannya berlangsung di berbagai studio, mulai dari rekaman drum di Wowma Studio, Bandung, hingga rekaman bass dan gitar di 19 Studio, Purwakarta. Sejumlah proses lain, termasuk rekaman vokal, gitar akustik, keyboard, serta pengerjaan ulang drum, dilakukan di beberapa studio di Subang dan kota lainnya.

Album ini dapat diperkenalkan sebagai bagian dari perjalanan Nalara dalam mengembangkan identitas musikalnya. Pendengar pun dapat menikmati lagu ini melalui pengalaman mereka sendiri, sembari menantikan cerita lebih jauh dari band mengenai gagasan dan makna yang melatarbelakangi penciptaannya.

🎶 Nuansa Musikal:

Nalara mengusung genre folk indie rock, sebuah pendekatan musikal yang mempertemukan kehangatan folk, karakter indie yang personal, dan energi rock yang dinamis. Perpaduan tersebut memberi ruang bagi band untuk bergerak di antara suasana yang intim dan ekspresi yang lebih emosional, mengikuti kebutuhan cerita yang ingin disampaikan dalam setiap karya.

Karakter musik Nalara tidak hanya bertumpu pada komposisi, tetapi juga pada hubungan antara lirik, melodi, dan aransemen. Bagi mereka, sebuah lagu dapat menjadi tempat untuk menyimpan pengalaman, mengungkapkan perasaan, atau menangkap perubahan yang terjadi sepanjang perjalanan hidup. Karena itu, setiap elemen musikal memiliki peran dalam membangun suasana yang mendukung cerita.

Pada Bias, proses produksi yang melibatkan banyak ruang rekaman memperlihatkan pengerjaan dengan tahapan yang cukup beragam. Dari rekaman instrumen hingga mixing dan mastering, setiap proses melibatkan pihak serta studio berbeda. Mixing dikerjakan oleh Fauzi Nurdinsah di 19 Studio, Purwakarta, sementara mastering dipercayakan kepada Sage Audio di Nashville, Amerika Serikat. Detail ini menjadi bagian dari perjalanan teknis yang membawa Bias menuju bentuk akhirnya sebagai sebuah rilisan.

🙍 Tentang Nalara:


Nalara merupakan band indie asal Subang, Indonesia, yang terbentuk pada 2018 dengan nama awal Musik Hari Ini. Sejak awal perjalanannya, band ini menempatkan cerita, pengalaman, dan emosi sebagai unsur penting dalam penciptaan musik. Melalui lirik yang jujur dan aransemen yang hangat, Nalara berupaya menghadirkan karya yang terasa dekat dengan kehidupan pendengarnya.

Dalam identitas folk indie rock yang mereka usung, Nalara memadukan unsur folk yang akrab, pendekatan indie yang personal, serta dinamika rock yang lebih bertenaga. Ruang eksplorasi ini memungkinkan mereka menghadirkan beragam suasana, mulai dari lagu yang sendu dan intim hingga komposisi yang lebih emosional.

Proses penulisan musik Nalara biasanya dimulai dari sebuah cerita, perasaan, atau potongan pengalaman yang ingin disampaikan. Gagasan tersebut kemudian berkembang menjadi lirik, melodi, dan aransemen melalui proses kreatif bersama. Bagi Nalara, tujuan bermusik bukan hanya menghasilkan lagu yang enak didengar, tetapi juga menciptakan karya yang menyimpan cerita dan mampu meninggalkan kesan bagi pendengarnya.

🎧 Dengarkan Sekarang:

Album "Bias" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.

📎 Kredit Album:

● Judul: Bias
● Artis: Nalara
● Ciptaan: Nalara
● Aransemen: Nalara
● Executive Producer: NALARA
● Producer: Fauzi Nurdinsah, Ridlan Akbar
● Mixing: Fauzi Nurdinsah (19 Studio, Purwakarta)
● Mastering: Sage Audio, Nashville, Amerika Serikat
● Rilis: 23 Oktober 2026
● Genre: Folk Indie Rock
● Label: Independen

📩 Kontak & Media Sosial:

● Cp: 082119005551
● Email: nalaramusik.id@gmail.com
● Instagram: @nalara_id
 



📍Tintakusamku:

○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia

Posting Komentar

0 Komentar