Ada fase dalam kehidupan ketika seseorang merasa mampu menghadapi segalanya. Merasa paling tahu, paling benar, dan seolah dunia berada dalam genggamannya. Namun, seiring waktu, realitas perlahan menunjukkan bahwa kehidupan jauh lebih rumit daripada yang pernah dibayangkan.
Fase itulah yang coba direkam Monarr melalui single terbarunya, “Ucok Kena Libas”. Dirilis pada 31 Oktober 2026, lagu ini menjadi bagian pertama dari sebuah trilogi yang dirancang untuk mengangkat perjalanan emosional dan pengalaman hidup para personelnya.
Di balik judul yang terdengar jenaka dan dekat dengan keseharian, “Ucok Kena Libas” menyimpan cerita yang cukup personal. Lagu ini berbicara tentang kesombongan masa muda, pengalaman merantau, menghadapi kenyataan, hingga proses menerima bahwa kedewasaan sering kali datang setelah seseorang mengalami kejatuhan.
💿 Tentang Ucok Kena Libas:
Ucok Kena Libas menggambarkan sosok remaja Sma yang merasa tidak terkalahkan. Ia menjalani hidup sesuka hati, memiliki keyakinan bahwa dirinya mampu mengendalikan segalanya, dan menganggap dunia seolah selalu berpihak kepadanya.
Nama “Ucok” sendiri diambil dari budaya Batak, sebagai sapaan akrab untuk anak laki-laki. Sebutan ini memiliki kedekatan makna dengan “Ujang” dalam budaya Sunda atau “Tole” dalam budaya Jawa. Pemilihan nama tersebut menghadirkan sentuhan lokal yang personal, sekaligus memperkenalkan karakter yang akan menjadi bagian dari perjalanan trilogi Monarr.
Di balik cerita remaja tersebut, tersimpan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan para personel. Ucok Kena Libas merupakan refleksi masa ketika mereka merantau ke Jakarta, menghadapi kehidupan dengan mengandalkan diri sendiri, dan belajar memahami kerasnya realitas.
Bagi Monarr, pengalaman tersebut bukan sesuatu yang harus disangkal atau disesali sepenuhnya. Kesombongan masa muda justru menjadi salah satu bagian dari perjalanan menuju kedewasaan.
🎶 Nuansa Musikal:
Mengusung genre Rock, Monarr menghadirkan musik sebagai medium untuk menyampaikan pengalaman hidup secara jujur dan personal. Karakter musikal mereka tidak hanya berangkat dari keinginan untuk menciptakan sebuah lagu, tetapi juga dari dorongan untuk merekam berbagai fase kehidupan yang sering kali tidak mudah diakui secara terbuka.
Melalui Ucok Kena Libas, pendekatan tersebut diwujudkan dalam cerita tentang kesombongan, kerapuhan, dan kesadaran diri. Tema-tema tersebut menjadi bagian dari identitas Monarr dalam membangun narasi musikal yang berangkat dari pengalaman manusia.
Proses aransemen dikerjakan secara kolektif oleh seluruh personel Monarr, sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Pemil. Pola kerja kolektif ini sejalan dengan karakter band yang tidak menempatkan satu orang sebagai pemimpin tunggal.
🙍 Tentang Monarr:
Monarr merupakan band rock yang beranggotakan empat personel dengan latar belakang daerah yang berbeda. Terbentuk sebagai kolektif tanpa pemimpin tunggal, mereka membawa semangat untuk menciptakan musik yang jujur, personal, dan dekat dengan pengalaman kehidupan.
Personel:
- Riki Hutagalung (Vokal)
- Jefri Sitanggang (Drum)
- Norman Palloan (Gitar)
- Rosevano (Bass)
Alih-alih hanya berfokus pada satu tema, Monarr tertarik merekam berbagai fase yang kerap dialami manusia, mulai dari kesombongan, kerapuhan, hingga kesadaran terhadap diri sendiri.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single "Ucok Kena Libas" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada
📎 Kredit Lagu:
● Judul: Ucok Kena Libas
● Artis: Monarr
● Ciptaan: Monarr
● Aransemen: Monarr
● Produser: Monarr
● Mixing & Mastering: Pemil
● Rilis: 31 Oktober 2026
● Genre: Rock
● Label: Independen
● Recording: Monarr
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 081299607706 (Riki Hutagalung)
● Email: monarrofficial@gmail.com
● Instagram: @monarr_band
📍Tintakusamku:
○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia
0 Komentar