RAIHAN.:"Monstera" Tentang Hal Yang Terus Merambat Mencari Cahaya Meski Berkali-Kali Patah

    RAIHAN.

Setelah memperkenalkan identitas musikalnya melalui album debut yang mendapat perhatian di skena independen, seniman hiphop asal Medan Raihan. kembali dengan karya penuh yang membawa perjalanan kreatifnya ke arah yang lebih matang.

Bertajuk “Monstera”, album kedua ini bukan sekadar kelanjutan dari perjalanan bermusik Raihan., ia menjadi ruang refleksi tentang bagaimana manusia tumbuh, mencintai, kehilangan, menghadapi kesunyian, dan perlahan belajar berdamai dengan dirinya sendiri.

Dengan 13 trek yang tersusun seperti potongan jurnal personal, Monstera mengajak pendengar memasuki dunia Raihan. yang intim, earthy, dan organik, sebuah ruang yang terasa hangat di tengah kehidupan modern yang semakin bising dan serba cepat.

💿 Tentang Monstera:

    ARTWORK MONSTERA

Nama Monstera terinspirasi dari tanaman monstera yang dikenal tumbuh merambat dan mencari cahaya. Bagi Raihan., karakter tersebut menjadi metafora tentang manusia yang terus bergerak mencari ruang untuk bertumbuh, meskipun dalam perjalanannya harus menghadapi patah, kehilangan, dan ketidakpastian.

Album ini berbicara tentang berbagai fase kehidupan manusia. Ada cinta yang ingin dipertahankan, kehilangan yang harus diterima, kerinduan yang tidak selalu terucapkan, hingga proses mengenali diri sendiri.

Album ini terdiri dari 13 trek yang dirancang seperti rangkaian perjalanan emosional.

1. Pangkal (Intro)

2. Matilda

3. Monstera

4. Pesulap Lumbricina

5. Ruah (feat. Nartok)

6. Surat

7. Malam-malam Suhu Es

8. Pasemon

9. Puan (feat. Puan Nahya)

10. Gelas (feat. Dande)

11. Pagi-pagi Ruang Sempit

12. Terbawa Angin

13. Ujung (Outro)

Perjalanan tersebut dibuka melalui “Pangkal (Intro)” dan kemudian bergerak melewati berbagai karakter cerita hingga ditutup dengan “Ujung (Outro)”.

Monstera adalah tentang pertumbuhan. Tentang bagaimana manusia terus merambat mencari cahaya, meski berkali-kali patah. Album ini lahir dari proses menerima diri sendiri, mencintai dengan jujur, dan belajar melepaskan,” ungkap Raihan.

🎶 Nuansa Musikal:


Secara musikal, Monstera memperlihatkan pendekatan produksi yang lebih matang. Raihan. mengeksplorasi hiphop melalui perpaduan beat yang groovy, harmoni jazz yang lembut, serta warna soul yang hangat dan intim.

Elemen live instruments, tekstur analog, permainan drum yang hangat, bass yang membumi, serta lapisan soul dan jazz menjadi fondasi penting dalam membangun karakter album.

Hiphop di Monstera tidak hadir sebagai sesuatu yang agresif atau penuh ledakan. Sebaliknya, genre tersebut digunakan sebagai medium bertutur, membawa pendengar masuk ke dalam cerita dan emosi yang lebih personal.

Hasilnya adalah sebuah album yang terasa organik, reflektif, dan dekat dengan keseharian.

🙍 Tentang Raihan.:


Raihan. merupakan seniman dan musisi hiphop asal Medan, Sumatera Utara, yang membangun perjalanan musiknya melalui pendekatan yang personal dan reflektif.

Dalam karyanya, Raihan. banyak mengeksplorasi pengalaman manusia sebagai sumber cerita. Waktu, cinta, kehilangan, hubungan, pertumbuhan, serta proses berdamai dengan diri sendiri menjadi bagian dari dunia yang ia bangun melalui musik.

Monstera menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan tersebut. Album ini memperlihatkan keberanian Raihan. untuk tidak hanya mengeksplorasi musik, tetapi juga membangun sebuah dunia cerita yang dapat ditempati oleh pendengarnya.

🎧 Dengarkan Sekarang:

Album "Monstera" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.

📎 Kredit Album:

● Judul: Monstera
● Artis: Raihan
● Rilis: 28 Agustus 2026
● Genre: Hiphop/Rap
● Label: Sin Records
● Ciptaan: Raihan
● Aransemen: Raihan
● Produser: Raihan, John, Vhanz, YOSH, Dirayha
● Mixing & Mastering: John
● Recording: Raihan

📩 Kontak & Media Sosial:

● Cp: 0895601967539
● Email: itsraihann12@gmail.com
● Instagram: @rai.han_____




📍Tintakusamku:

○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia

Posting Komentar

0 Komentar