SEL.A.TAN, unit alternatif asal Makassar, akhirnya membuka seluruh rangkaian perjalanan mereka melalui album perdana bertajuk “/Ingatan” yang dibaca “peringatan”. Dirilis pada 24 Juli 2026, album ini berisi tujuh track yang membawa pendengar menyusuri perjalanan manusia dari masa ke masa, dari titik awal keberadaan hingga bayangan tentang sebuah akhir.
Album ini bukan sekadar kumpulan tujuh lagu yang berdiri sendiri. /Ingatan dirancang sebagai sebuah perjalanan yang bergerak dari “Anak-Anak Adam” pada track pertama menuju “Ketiadaan” sebagai penutup. Di antara keduanya, SEL.A.TAN menyusun berbagai potongan tentang manusia, pekerjaan, rumah, percakapan, Tuhan, hingga situasi peradaban hari ini.
Sebelum akhirnya dirilis secara penuh, /Ingatan telah lebih dulu dibawa SEL.A.TAN melalui rangkaian sesi dengar di beberapa titik dan kabupaten di Sulawesi, mulai dari Gowa, Makassar, Maros, Parepare, Soppeng, hingga Bone. Perjalanan tersebut menjadi cara bagi album ini untuk bertemu langsung dengan para pendengarnya sebelum akhirnya tersedia di berbagai platform musik digital.
💿 Tentang /Ingatan:
/Ingatan merupakan album perdana SEL.A.TAN yang memuat tujuh track dengan alur perjalanan yang cukup luas. Album ini dimulai dari “Anak-Anak Adam”, yang menjadi lagu andalan, kemudian bergerak melalui “Kalam”, “Kepada Setiap Pekerja yang Kami Cintai”, “Kaca di Dinding Rumahmu”, “Percakapan Telepon”, “Tuhan”, hingga berakhir pada “Ketiadaan”.
Tracklist:
1. Anak-Anak Adam
2. Kalam
3. Kepada Setiap Pekerja yang Kami Cintai
4. Kaca di Dinding Rumahmu
5. Percakapan Telepon (Arinda Widyani Putri, Dansss)
6. Tuhan
7. Ketiadaan
Jika disusun sebagai sebuah perjalanan, tracklist tersebut terasa seperti rangkaian fragmen tentang manusia dan keberadaannya. Ada hubungan dengan alam, kehidupan sehari-hari, pekerjaan, ruang domestik, percakapan antarmanusia, pertanyaan tentang Tuhan, hingga bayangan mengenai bagaimana peradaban bergerak menuju titik akhirnya.
Konsep tersebut membuat /Ingatan terasa seperti album yang meminta pendengar untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga membaca kembali apa yang ada di sekelilingnya. Ingatan dalam album ini bukan semata-mata tentang masa lalu, melainkan juga menjadi semacam peringatan tentang manusia, kehidupan, dan arah perjalanan yang sedang ditempuh.
“Anak-Anak Adam” dan Perjalanan Menuju “Ketiadaan”
Sebagai lagu andalan, “Anak-Anak Adam” menjadi pintu pertama untuk memasuki dunia /Ingatan. Track pembuka ini ditempatkan sebagai titik awal perjalanan, ketika manusia mulai berhadapan dengan alam dan keberadaannya sendiri.
Dari sana, SEL.A.TAN membawa pendengar melewati berbagai lapisan cerita dalam enam track berikutnya. Setiap lagu menjadi bagian dari perjalanan yang semakin melebar, dari persoalan yang dekat dengan manusia hingga pertanyaan yang lebih besar tentang kehidupan, peradaban, dan keberadaan.
Perjalanan tersebut kemudian ditutup oleh “Ketiadaan”. Jika “Anak-Anak Adam” menjadi awal, maka “Ketiadaan” menjadi titik yang membuat keseluruhan album terasa seperti lingkaran perjalanan: dari keberadaan manusia hingga kemungkinan tentang apa yang tersisa ketika semuanya berakhir.
🎶 Nuansa Musikal:
SEL.A.T.A.N membawa alternative sebagai fondasi musikal /Ingatan. Namun, album ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang untuk mengeksplorasi bunyi, melainkan juga menjadi medium untuk membawa gagasan dan cerita yang ingin mereka sampaikan.
Formasi gitar, vokal, bass, dan drum menjadi tulang punggung musik SEL.A.TAN. Permainan empat instrumen tersebut menjadi ruang bagi album untuk bergerak mengikuti tema dan atmosfer yang dibangun dalam setiap track.
Dengan pendekatan tersebut, /Ingatan terasa sebagai karya yang menempatkan musik dan gagasan dalam satu ruang yang sama. Bunyi menjadi kendaraan, sementara tujuh lagu di dalamnya membawa pendengar melewati perjalanan yang telah disusun SEL.A.TAN dari awal hingga akhir.
🙍 Tentang SEL.A.TAN:
SEL.A.TAN merupakan kolektif musik dari Makassar yang diperkuat oleh Alief Fahmi Maulana pada vokal dan gitar, M. Afif Akhyani pada gitar, Ichlasul Afwan Arsyad pada bass, serta M. Arya Farhan Rachman pada drum. Album /Ingatan menjadi hasil dari sebuah proses yang telah mereka mulai sejak 2023.
Menariknya, perjalanan album ini tidak berhenti di ruang rekaman. Sebelum /Ingatan dilepas secara penuh, SEL.A.TAN mengadakan sesi dengar di sejumlah wilayah Sulawesi. Cara tersebut membuat album hadir bukan hanya sebagai rilisan digital, tetapi juga sebagai karya yang mengalami pertemuan langsung dengan pendengarnya.
SEL.A.TAN kemudian melanjutkan perjalanan /Ingatan melalui sesi respons karya. Para pendengar yang mereka sebut sebagai “Saksi” diajak memberikan pantulan terhadap album melalui berbagai medium, mulai dari zine, sketsa, puisi, tulisan, hingga respons dalam bentuk art comedy. Dengan demikian, /Ingatan tidak berhenti ketika musik selesai diputar, ia justru membuka ruang bagi pendengar untuk ikut memberikan tafsir.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Album "/Ingatan" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.
📎 Kredit Album:
● Judul: /Ingatan
● Artis: SEL.A.TAN
● Rilis: 24 Juli 2026
● Genre: Alternative
● Ciptaan: Muhammad Arya Farhan Rachman, M. Afif Akhyani, Alief Fahmy Maulana, Ichlasul Afwan Arsyad, Ryan Akmal Suryadi
● Penulis Track 5: Arinda Widyani Putri, Muhammad Arya Farhan Rachman, M. Afif Akhyani, Alief Fahmy Maulana, Ichlasul Afwan Arsyad, Ryan Akmal Suryadi
● Komposer: M. Afif Akhyani, Alief Fahma Maulana, Ichlasul Afwan Arsyad, Muhammad Arya Farhan Rachman, Ryan Akmal Suryadi
● Mixing & Mastering: Muhammad Ghifari
● Recording: Lab Audio Studio dan Room.A Kolektif Tim 7
● Recording Engineer: Naafi Ramadhan
● Produksi & Distribusi: SELATAN
● Label: SELATAN
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 082353425235
● Email: me7angkasa@gmail.com
● Instagram: @sel.a.tan
📍Tintakusamku:
○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia
0 Komentar