ULLY N D’GANK:"Good Morning" Dari Cerita Kehidupan Yang Tak Selalu Bertemu Waktu, Membuka Kembali Perjalanan

    ULLY N D'GANK

Setelah kurang lebih tujuh tahun menjalani masa hiatus, Ully N D’Gank kembali hadir ke permukaan. Band project yang pertama kali dibentuk pada Februari 2009 oleh Ully Dalimunthe ini kembali menggunakan nama awalnya, membawa wajah baru dari personel yang berbeda, sekaligus mempertahankan Ully sebagai pusat kreatif di dalamnya.

Perjalanan project ini sebelumnya sempat mengalami perubahan nama dari Ully N D’Gank menjadi D’Gank. Dalam perjalanannya, mereka telah merilis satu album, tiga single, dan satu soundtrack film sebelum akhirnya berhenti beraktivitas pada 2019. Kini, memasuki 2026, Ully N D’Gank membuka babak baru dengan konsep yang lebih matang dan pendekatan produksi yang disesuaikan dengan perkembangan musik saat ini.

Good Morning direncanakan menjadi pembuka menuju sebuah Ep yang berisi enam lagu, terdiri dari empat materi baru dan dua lagu lama yang akan diremake. Dengan demikian, single ini bukan hanya menjadi penanda kembalinya Ully N D’Gank, tetapi juga menjadi pintu masuk menuju fase berikutnya dari project tersebut.

💿 Tentang Good Morning:

    ARTWORK GOOD MORNING

Sebagai penanda comeback, Ully N D’Gank menghadirkan remake dari lagu Good Morning, yang sebelumnya terdapat dalam album pertama D’Gank, Keliling Dunia, pada 2009. Versi terbaru ini tidak sekadar mengulang rekaman lama, tetapi memberikan ruang baru bagi lagu tersebut melalui pendekatan aransemen dan formasi yang berbeda.

Good Morning bercerita tentang realitas kehidupan pasangan suami istri yang jarang memiliki waktu untuk bertemu karena tuntutan pekerjaan. Sang istri menjalani rutinitas kerja pada jam kantor dan berangkat sejak pagi, sementara sang suami bekerja sebagai musisi dan justru baru menyelesaikan pekerjaannya ketika pagi tiba.

Di balik situasi tersebut terdapat sebuah optimisme untuk tetap menjalani kehidupan bersama. Kalimat “Ini untuk kita berdua” menjadi salah satu gambaran bagaimana pekerjaan dan kesibukan tidak selalu harus menjadi alasan untuk kehilangan tujuan bersama.

“Jujur ini cerita pengalaman hidup gw. Tapi bisa juga mewakili suami-suami yang kerja malam. Gak cuma musisi, bisa security, orang film, ojol, dll,” ujar Ully Dalimunthe.

🎶 Nuansa Musikal:


Versi 2026 dari Good Morning dibangun dengan energi yang lebih terasa, terutama melalui permainan gitar yang lebih dominan. Meski demikian, produksi lagu tetap mempertahankan pendekatan natural sound dan tidak berusaha memberikan lapisan produksi secara berlebihan.

Secara musikal, lagu ini memadukan elemen country blues, rock & roll, dan pop alternatif. Perpaduan tersebut memberikan karakter yang ringan namun tetap memiliki energi rock yang kuat, sementara warna vokal Echa Hamid membuat lagu terasa lebih segar dan mudah didekati.

Proses rekaman dilakukan di dua studio dengan pembagian pengerjaan yang berbeda. LB/4 Studio, Cibubur digunakan untuk pengambilan drum dan vokal, sedangkan Studio Edmond Kemur digunakan untuk merekam bass dan gitar sekaligus mengerjakan proses mixing dan mastering. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari proses membentuk kembali Good Morning agar tetap mempertahankan identitas dasarnya sekaligus terdengar relevan dalam konteks musik 2026.

🙍 Tentang Ully N D’Gank:


Ully N D’Gank pertama kali dibentuk pada Februari 2009 oleh Ully Dalimunthe. Pada periode awal, Ully mengajak Irang, yang dikenal melalui BIP dan New Boomerang, serta Doni, eks-Seventeen, untuk membangun sebuah band project. Di tengah perjalanan, nama project tersebut kemudian berubah menjadi D’Gank.

Sebelum hiatus pada 2019, project ini telah menghasilkan satu album, tiga single, dan satu soundtrack film. Setelah tujuh tahun, Ully kembali menghidupkan nama awal Ully N D’Gank dengan formasi baru yang mempertemukan sejumlah musisi dan pekerja musik dari berbagai latar.

Formasi 2026 diisi oleh Echa Hamid pada vokal, Edmond Kemur pada bass, Benny Mihing pada gitar, serta Ully Dalimunthe pada drum sekaligus composer dan producer.

Echa Hamid merupakan personel termuda dalam formasi ini, tetapi telah memiliki pengalaman sebagai backing vocal The Panturas dan Peraukertas, serta aktif sebagai vocal director bagi sejumlah musisi independen. Edmond Kemur dikenal sebagai bassist Debrur sekaligus music producer yang pernah menangani sejumlah nama seperti Intan Nuraini, Bivo, Lyla, dan Putih.

Pada posisi gitar terdapat Benny Mihing, eks-gitaris Winner yang juga terlibat dalam berbagai produksi gitar untuk Debrur, Bivo, dan Lobow. Sementara itu, Ully Dalimunthe menjadi penggerak utama project ini. Selain sebagai drummer dan composer, ia juga memiliki pengalaman sebagai produser untuk sejumlah nama seperti Naff, Bunglon, Ari Lasso, Dewi Sandra, Seventeen, Putih, dan Harapan Jaya.

Kembalinya Ully N D’Gank menjadi awal dari fase baru. Setelah Good Morning, mereka menyiapkan Ep enam lagu yang mempertemukan materi baru dengan dua lagu lama dalam versi remake.

🎧 Dengarkan Sekarang:

Single "Good Morning" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.

📎 Kredit Lagu:

● Judul: Good Morning
● Artis: Ully N D’Gank
● Ciptaan: Ully Dalimunthe
● Aransemen: Ully Dalimunthe
● Produser: Ully Dalimunthe
● Mixing & Mastering: Edmond Kemur
● Rilis: 24 Agustus 2026
Genre: Rock N' Roll
● Label: U Music Indonesia
● Recording: LB/4 Studio, Cibubur & Studio Edmond Kemur

📩 Kontak & Media Sosial:

● Cp: 087703004027 (Safir/U Music Indonesia)
● Email: umusicindonesia@gmail.com
● Instagram: @umusicindonesia | @ullyndgank




📍Tintakusamku:

○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia

Posting Komentar

0 Komentar