VODA:“Dunia Kita” Ketika Satu Suara Kemudian Tumbuh Menjadi Suara Untuk Semua

    VODA

Dunia tidak pernah benar-benar hanya tentang diri kita sendiri. Di tengah kehidupan yang terus bergerak, selalu ada orang-orang yang berada di pinggir cerita utama, mereka yang berjuang dalam diam, mencari jalan pulang, atau sekadar berusaha untuk tetap berdiri. Dari kegelisahan sederhana tersebut, Voda memperkenalkan “Dunia Kita”, single perdana yang sekaligus menjadi bab pertama perjalanan musik mereka.

Dirilis pada 25 September 2026, “Dunia Kita” membawa cerita tentang kepedulian terhadap orang-orang yang mungkin selama ini luput dari perhatian. Voda tidak menjadikan lagu ini sebagai sekadar luapan kemarahan, melainkan sebagai ruang untuk berbicara tentang solidaritas, kepekaan, luka, ketidakadilan, dan harapan.

Melalui single ini, Voda mengajak pendengar untuk berhenti sejenak dari perjalanan masing-masing dan mulai menoleh ke sekitar. Sebab, di tengah dunia yang kita jalani, mungkin ada seseorang yang sedang menghadapi pertempurannya sendiri tanpa pernah benar-benar terdengar.

💿 Tentang Dunia Kita:

    ARTWORK DUNIA KITA

Dunia Kita berangkat dari kegelisahan terhadap mereka yang hidup di luar pusat perhatian. Ada suara yang tidak terdengar, ada cerita yang tidak mendapatkan ruang, dan ada manusia yang mungkin menjalani perjuangannya tanpa diketahui banyak orang.

Namun, Voda memilih melihat persoalan tersebut melalui sudut pandang yang lebih reflektif. Lagu ini tidak semata-mata berbicara tentang kemarahan, tetapi mencoba mengingatkan bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana: melihat orang lain, mendengarkan, dan menyadari bahwa setiap manusia memiliki perjuangannya masing-masing.

Karena itu, Dunia Kita terasa seperti sebuah ajakan untuk memperluas cara pandang. Dunia yang kita jalani bukan hanya tentang cerita kita sendiri, tetapi juga tentang orang-orang yang berjalan berdampingan dengan kita. Dari satu suara, VODA berharap lahir suara yang lebih besar, suara bersama.

🎶 Nuansa Musikal:


Sebagai karya bergenre Alternative Pop, Dunia Kita dibangun melalui perpaduan karakter setiap personel Voda. Reza menjadi penggagas awal melalui tulisan dan vokal, sementara gitar, bass, drum, serta keyboard dan synthesizer kemudian memperkaya lagu melalui proses kreatif bersama.

Ephank dan Ronny mengisi dua lapis gitar, Ferdi pada bass, Aden pada drum, serta Ezot pada keyboard/synthesizer. Masing-masing membawa interpretasi dan karakter yang kemudian bertemu dalam satu komposisi.

Proses tersebut menjadi bagian penting dari identitas Voda. Sebuah lagu mungkin berawal dari gagasan satu orang, tetapi melalui kebersamaan para personel, gagasan tersebut dapat berkembang menjadi karya yang memiliki bentuk dan karakter kolektif.

🙍 Tentang Voda:

Voda merupakan band asal Bandung yang membangun musiknya melalui cerita-cerita intim, reflektif, dan observatif tentang kehidupan manusia modern. Kesepian, kehilangan, cinta, waktu, keresahan generasi, hingga realitas sosial menjadi bagian dari ruang cerita yang mereka eksplorasi.

Nama Voda terinspirasi dari kata yang berarti “air”, sesuatu yang mengalir, jernih, dan mampu menyentuh ruang yang dilaluinya. Filosofi tersebut kemudian tercermin dalam pendekatan musikal Voda yang berusaha tetap jujur, sederhana, tetapi memiliki kedalaman.

Dunia Kita menjadi langkah pertama untuk memperkenalkan dunia yang ingin dibangun Voda. Single ini bukan hanya pembuka perjalanan musik mereka, tetapi juga menjadi perkenalan terhadap cara VODA melihat manusia dan dunia yang terus berubah.

🎧 Dengarkan Sekarang:

Single "Dunia Kita" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.

📎 Kredit Lagu:

● Judul: Dunia Kita
● Artis: Voda
● Ciptaan: Reza (Teguh Panjireza Rosendra)
● Aransemen: Voda
● Mixing & Mastering: Voda
● Rilis: 25 September 2026
● Genre: Alternative Pop
● Label: Keep This Scene Alive Records
● Recording: Voda

📩 Kontak & Media Sosial:

● Cp: 081372696718 (Icun)
● Email: voda.theband@gmail.com
● Instagram: @voda.theband




📍Tintakusamku:

○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia

Posting Komentar

0 Komentar