DAUD VIDIAN:“Tempat Bersandar” Bukan Sekadar Cinta, Tetapi Tentang Seseorang Yang Membuat Kita Merasa Aman

    DAUD VIDIAN

Ada masa ketika kehidupan terasa begitu melelahkan. Di tengah kesibukan, persoalan, dan berbagai hal yang harus dihadapi seorang diri, manusia pada akhirnya tetap membutuhkan ruang untuk berhenti sejenak. Bukan selalu tentang mencari solusi, terkadang kita hanya membutuhkan seseorang yang bersedia mendengarkan.

Hal tersebut menjadi titik berangkat Daud Vidian melalui single perdananya, “Tempat Bersandar”. Lagu ini menjadi langkah awal perjalanan Daud sebagai penyanyi solo sekaligus cara sederhana untuk menerjemahkan pengalaman dan perasaan personal ke dalam sebuah karya musik.

Lewat lagu ini, Daud tidak hanya berbicara tentang hubungan romantis. “Tempat Bersandar” juga membuka ruang yang lebih luas mengenai sosok-sosok yang memberikan rasa nyaman dan aman dalam kehidupan, baik pasangan, keluarga, sahabat, maupun seseorang yang memiliki arti khusus bagi kita.

💿 Tentang Tempat Bersandar:

    ARTWORK TEMPAT BERSANDAR

Tempat Bersandar lahir dari pengalaman pribadi Daud Vidian. Lagu ini bercerita tentang sosok yang menjadi tempat untuk pulang, berbagi cerita, menemukan ketenangan, dan sejenak meletakkan segala beban ketika kehidupan terasa terlalu melelahkan.

Namun, makna "tempat bersandar" dalam lagu ini tidak harus selalu merujuk kepada satu bentuk hubungan tertentu. Setiap orang memiliki pengalaman dan sosok yang berbeda dalam hidupnya. Bagi sebagian orang mungkin pasangan, bagi yang lain bisa saja keluarga atau sahabat yang selalu hadir ketika dibutuhkan.

Karena itu, Daud memberikan ruang kepada pendengarnya untuk menemukan makna lagu ini melalui pengalaman masing-masing. Tempat Bersandar diharapkan dapat menjadi teman bagi siapa saja yang pernah merasakan kebutuhan untuk pulang kepada seseorang dan menemukan ketenangan di sana.

🎶 Nuansa Musikal:


      LOGO DAUD VIDIAN

Sebagai sebuah karya pop, Tempat Bersandar membawa pendekatan yang dekat dengan keseharian. Daud memilih musik sebagai medium untuk menyampaikan pengalaman, perasaan, dan cerita-cerita sederhana yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia.

Aransemen lagu ini dikerjakan oleh Satu Frekuensi, sebuah studio produksi musik yang berbasis di Bali. Proses aransemen tersebut kemudian dilengkapi dengan mixing dan mastering untuk membentuk keseluruhan karakter audio dari single perdana Daud.

Kesederhanaan cerita menjadi salah satu kekuatan utama Tempat Bersandar. Alih-alih menghadirkan kisah yang terlalu jauh, lagu ini mencoba mengambil sesuatu yang mungkin pernah dirasakan banyak orang: tentang lelah, tentang ingin pulang, dan tentang rasa tenang ketika mengetahui ada seseorang yang selalu bersedia menjadi tempat untuk bersandar.

🙍 Tentang Daud Vidian:


Daud Vidian merupakan seorang pegawai swasta yang berdomisili di Bogor. Di luar aktivitas pekerjaannya, Daud memiliki ketertarikan terhadap dunia musik, khususnya bernyanyi dan mengulik berbagai lagu.

Tempat Bersandar menjadi karya perdana yang memperkenalkan Daud kepada publik sebagai penyanyi solo. Baginya, membuat lagu dan bernyanyi merupakan salah satu cara untuk menyampaikan pengalaman, perasaan, serta kisah-kisah sederhana yang muncul dari kehidupannya maupun orang-orang di sekitarnya.

Sebagai langkah pertama, single ini menjadi awal perjalanan Daud untuk terus belajar dan berkembang sebagai musisi. Ia berharap “Tempat Bersandar” tidak hanya menjadi sebuah lagu perdana, tetapi juga dapat menemani pendengar dalam berbagai perjalanan cerita kehidupan mereka.

🎧 Dengarkan Sekarang:

Single "Tempat Bersandar" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.

📎 Kredit Lagu:

● Judul: Tempat Bersandar
● Artis: Daud Vidian
● Ciptaan: Daud Vidian
● Aransemen: Satu Frekuensi
● Mixing & Mastering: Satu Frekuensi
● Rilis: 10 September 2026
● Genre: Pop
● Label: Independen
● Recording: Daud Vidian

📩 Kontak & Media Sosial:

● Cp: 089689299003
● Email: pidiandaud@gmail.com
● Instagram: @daudvidian




📍Tintakusamku:

○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia

Posting Komentar

0 Komentar