Masa lalu tidak selalu menjadi bagian hidup yang mudah untuk dikenang. Ada pengalaman yang ingin dilupakan, penyesalan yang terus membekas, serta emosi yang membutuhkan waktu untuk benar-benar dipahami. Namun, bagaimana jika yang perlu diubah bukanlah ingatan itu sendiri, melainkan cara kita memaknainya?
Pertanyaan tersebut menjadi benang merah dalam “Memoria”, single terbaru dari Puri de Leona yang dirilis pada 10 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan World Mental Health Day atau Hari Kesehatan Mental Sedunia. Melalui lagu ini, Puri mengajak pendengar menengok kembali pengalaman masa lalu dengan sudut pandang yang lebih terbuka, tanpa harus menyangkal rasa sakit yang pernah hadir.
Melalui “Memoria”, Puri menawarkan pendekatan yang berbeda. Alih-alih memaksa diri untuk segera melupakan, pendengar diajak mengakui bahwa rasa sakit pernah ada, memberikan ruang bagi emosi untuk dirasakan, kemudian perlahan menerima pengalaman tersebut sebagai bagian dari perjalanan hidup.
💿 Tentang Memoria:
Memoria berangkat dari pemahaman sederhana yang tumbuh dalam perjalanan personal Puri de Leona, manusia memang tidak memiliki kuasa untuk mengubah apa yang telah terjadi, tetapi masih bisa belajar mengubah cara memandangnya, dalam kehidupan sehari-hari, keinginan untuk menghapus kenangan buruk sering kali muncul sebagai bentuk pelarian dari rasa sakit.
Gagasan itu tergambar dalam penggalan reff berikut:
Oh, I’m so sad
Oh, I’m so mad
Oh, I’m so scared
When I’ll be glad?
Empat baris tersebut menangkap pergulatan emosi yang mungkin akrab bagi banyak orang: kesedihan, kemarahan, ketakutan, hingga pertanyaan tentang kapan kebahagiaan akan kembali dirasakan. Tidak ada tuntutan untuk segera pulih atau berpura-pura baik-baik saja. Sebaliknya, “Memoria” memberi ruang bagi perasaan-perasaan tersebut untuk diakui.
Pesan penerimaan dalam Memoria kembali dipertegas melalui pengulangan frasa “let it go, let it be”. Kalimat sederhana ini menjadi salah satu bagian penting yang merangkum gagasan utama lagu: tidak semua hal harus terus digenggam, dan tidak semua pengalaman perlu dihapus agar seseorang bisa melangkah maju.
🎶 Nuansa Musikal:
Sesuai dengan semangat yang dibawanya, Memoria hadir dengan pendekatan rap yang berpadu dengan suasana sendu dan reflektif. Karakter tersebut selaras dengan tema lagu yang bergerak di antara pergulatan batin, ingatan, dan proses penerimaan diri.
Alih-alih sekadar menyampaikan cerita tentang masa lalu, lirik Memoria menempatkan emosi sebagai bagian penting dari narasinya. Kesedihan, kemarahan, dan ketakutan tidak diperlakukan sebagai perasaan yang harus segera disingkirkan, tetapi sebagai pengalaman manusiawi yang layak dikenali.
Pengulangan “let it go, let it be” menjadi titik penekanan dalam perjalanan pesan lagu, seolah memberikan ruang untuk menarik napas di tengah pikiran yang terus kembali pada kejadian lama.
Pendekatan ini membuat Memoria relevan bagi pendengar yang sedang berusaha memahami pengalaman personal mereka sendiri. Lagu ini tidak menjanjikan jawaban instan atau penyelesaian atas semua persoalan, tetapi menawarkan teman untuk sejenak berhenti, mendengarkan diri sendiri, dan menerima bahwa setiap orang memiliki prosesnya masing-masing.
🙍 Tentang Puri De Leona:
Puri de Leona merupakan nama panggung dari Puri Alifiya, seorang musisi yang menuangkan gagasan dan pengalaman personal ke dalam karya musiknya. Melalui pendekatan yang ekspresif, Puri menghadirkan lagu sebagai medium untuk menyampaikan emosi, merefleksikan pengalaman hidup, serta mengangkat berbagai hal yang dekat dengan pergulatan batin manusia.
Lewat single “Memoria”, Puri de Leona mengeksplorasi tema kenangan, penerimaan diri, dan proses berdamai dengan masa lalu. Karya ini membawa pesan bahwa pengalaman yang tidak menyenangkan tidak selalu harus dihapus atau dilupakan, melainkan dapat dipahami kembali sebagai bagian dari perjalanan yang membentuk diri seseorang.
Dengan nuansa rap yang sendu dan reflektif, “Memoria” menjadi ruang bagi Puri untuk menyampaikan pentingnya mengakui perasaan tanpa terburu-buru menuntut diri agar segera pulih, melalui karya ini, Puri de Leona berharap musiknya dapat menemani pendengar dalam memahami emosi dan menjalani proses pertumbuhan personal.
Bertepatan dengan peringatan World Mental Health Day pada 10 Oktober 2026, “Memoria” hadir sebagai pengingat bahwa setiap orang memiliki perjalanan dan waktunya sendiri untuk berdamai dengan masa lalu.
🎧 Dengarkan Sekarang:
Single "Memoria" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.
📎 Kredit Lagu:
● Judul: Memoria
● Artis: Puri de Leona
● Ciptaan: Puri Alifiya
● Aransemen: Monobeat Studio
● Mixing & Mastering: Monobeat Studio
● Recording: HK Records
● Genre: Rap
● Label: Independen
● Rilis: 10 Oktober 2026
📩 Kontak & Media Sosial:
● Cp: 089536434071 (Puri Alifiya)
● Email: puri.alifiya.x@gmail.com
● Instagram: @purideleona
📍Tintakusamku:
○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia
0 Komentar