SCARLET OVERKILL:“Split” Dari Jeda Yang Panjang, Sebuah Nama Lama Kembali Berdiri

    SCARLET OVERKILL

Setelah melewati perjalanan panjang, perubahan formasi, dan masa hiatus, Scarlet Overkill kembali membuka lembaran baru. Unit modern metalcore asal Palopo, Sulawesi Selatan ini resmi merilis single terbaru berjudul “Split” pada 5 Oktober 2026.

Bagi Scarlet Ooverkill, rilisan ini bukan sekadar penambahan satu lagu dalam katalog mereka. “Split” menjadi bagian penting dari proses re-branding sekaligus menandai katalog lagu keempat setelah perjalanan yang dimulai sejak 2009.

Kini, Scarlet Overkill hadir dengan formasi yang digawangi oleh Rendy, Rafly, dan Edhy. Di tengah perubahan yang pernah mereka lalui, ketiganya kembali membawa semangat untuk menjaga nama Scarlet Overkill tetap hidup di tengah perkembangan musik keras independen.

💿 Tentang Split:

    ARTWORK SPLIT

Split membawa gagasan lirik yang ditulis Edhy dengan mengeksplorasi sudut pandang tentang kehadiran parasitik, baik dalam pengertian harfiah maupun metaforis. Alih-alih memberikan satu tafsir yang mutlak, Scarlet Overkill sengaja membiarkan tema tersebut terbuka untuk diterjemahkan oleh masing-masing pendengar.

Keterbukaan makna tersebut membuat Split tidak hanya berbicara mengenai satu bentuk pengalaman. Pendengar dapat menemukan interpretasi mereka sendiri mengenai sesuatu yang hadir, melekat, mengambil ruang, atau perlahan memengaruhi kehidupan seseorang.

Di titik tersebut, Split menjadi representasi yang cukup tepat untuk babak baru Scarlet Overkill. Lagu ini membawa energi yang keras sekaligus menjadi penanda bahwa setelah sekian lama berjalan, band ini masih memiliki cerita dan suara yang ingin mereka sampaikan.

🎶 Nuansa Musikal:

Sebagai unit modern metalcore, Scarlet Overkill mengandalkan perpaduan karakter vokal yang kuat dengan instrumen yang cadas sebagai bagian utama dari identitas musikal mereka. Split hadir dengan energi yang merepresentasikan arah baru band setelah melewati masa jeda dan perubahan internal.

Seluruh proses penggarapan musik dikerjakan secara mandiri oleh internal Scarlet Overkill dengan melibatkan Mochaf sebagai recording engineer. Proses tersebut telah dimulai sejak April 2026 dan dilakukan di sebuah coffee shop, menjadikan ruang produksi sebagai bagian dari perjalanan lahirnya rilisan terbaru mereka.

Untuk proses akhir audio, Split melalui proses mixing dan mastering oleh Wicked Waves Audio. Sementara itu, produksi lagu melibatkan Mochaf dan Scarlet Overkill, mempertegas semangat mandiri yang menjadi bagian dari perjalanan mereka kembali ke skena musik keras.

🙍 Tentang Scarlet Overkill:

      LOGO SCARLET OVERKILL

Scarlet Overkill merupakan unit modern metalcore yang berasal dari Palopo, Sulawesi Selatan. Perjalanan mereka telah dimulai sejak 2009, menjadikan band ini sebagai salah satu nama yang telah melewati cukup banyak fase dalam perjalanan musik keras independen.

Perubahan formasi dan masa hiatus sempat menjadi bagian dari perjalanan mereka. Namun, jeda tersebut tidak membuat semangat bermusik mereka berhenti. Kembalinya Scarlet Overkill pada 2026 justru membawa sebuah proses re-branding yang menandai keinginan mereka untuk kembali aktif dan menghasilkan karya baru.

Dengan formasi Rendy, Rafly, dan Edhy, Split menjadi titik awal dari fase terbaru tersebut. Single ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah band tidak selalu berjalan lurus, terkadang harus berhenti, berubah, lalu kembali dengan identitas yang lebih matang.

🎧 Dengarkan Sekarang:

Single "Split" Sudah tersedia dan dapat dinikmati di Spotify, YouTube Dan Berbagai Platform Musik Digital Yang Ada.

📎 Kredit Lagu:

● Judul: Split
● Artis: Scarlet Overkill
● Ciptaan: Edhy & Scarlet Overkill
● Aransemen: Scarlet Overkill
● Mixing & Mastering: Wicked Waves Audio
● Rilis: 5 Oktober 2026
● Genre: Metalcore
● Label: Scarlet Overkill
● Recording: Mochaf 

📩 Kontak & Media Sosial:

● Cp: 082111222429
● Email: scarletoverkillofficial07@gmail.com
● Instagram: @scarletoverkillcvlt




📍Tintakusamku:

○ Email: kusamredaksi@gmail.com
○ Instagram: @tintakusamkumedia

Posting Komentar

0 Komentar